Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Yesus Disalibkan

Gambar
Senin, 31 Mei 2021 Yesus Disalibkan Bacaan Alkitab : Matius 27:32-44 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 27:32-44. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan tentang proses Kristus disalibkan. Dimulai dari Kristus memikul salib dan berjalan keluar kota Yerusalem. Lalu ketika mereka berjumpa dengan seorang Simon Kirene, mereka memaksa Simon Kirene ini untuk memikul salib Kristus. Prikop ini kemudian dilanjutkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi dibukit tengkorak.  Tentu ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari peristiwa penyaliban ini. Salah satu hal yang menarik dari peristiwa ini adalah di ayat yang ke 34, dikatakan di dalam ayat ini “Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya.” Beberapa teolog, misalnya Warren Wiersbe melihat bahwa tujuan dari pemberian anggur yang dicampur empedu, adalah untuk mengilangkan rasa sakit yang ditimbulkan dari penyiksaan

Yesus Diolok-olok

Gambar
Sabtu, 29 Mei 2021 Yesus Diolok-olok Bacaan Alkitab : Matius 27:27-31  Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 27:27-31. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan bahwa pada saat Yesus di bawa ke gedung pengadilan, lalu mereka memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Beberapa ahli alkitab memperkirkan jumlah pasukan pada saat itu kira-kira 600 orang. Mereka kemudian menanggalkan pakaian Kristus, dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka kemudian mengayam sebuah mahkota duri dan memasangkannya di atas kepala Kristus. lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya, kemudian mereka berlutut di hadapanNya dan mengolok-ngolok Dia. Kemudian mereka meludahi Dia dan memukul Dia dan kemudian mereka membawa dia untuk disalibkan.  Kisah ini merupakan kisah yang sangat menyedihkan dan ironik, karena ternyata ejekan mereka kepada Kristus mengungkapan kebenaran tentang siapakah Kristus sebenarnya. Ia adalah

Yesus dihadapan Pilatus

Gambar
Jumat, 28 Mei 2021 Yesus dihadapan Pilatus Bacaan Alkitab : Matius 27: 11-26  Sejak Yesus ditangkap oleh para imam dan diserahkan kepada penguasa Romawi, Ia dipindahkan dari satu pengadilan ke pengadilan yang lain. Pada perikop yang kita baca hari ini, kita dapat mengetahui bahwa pengadilan pertama yang Yesus hadiri adalah ketika Ia berhadapan dengan Pilatus. Pilatus menemui Yesus dengan sebuah pengakuan bahwa, “Engkaulah raja orang Yahudi!” (ay. 11a) serta mengajukkan beberapa pertanyaan kepadaNya. Yesus meresponi hal tersebut dengan mengatakan, “Engkau sendiri mengatakannya” (ay. 11b) dan setelah itu diam tanpa mengatakan suatu apapun.  Setelah melihat bahwa tidak ada hal yang bisa memberatkan Yesus sehingga Ia pantas untuk mendapat hukuman. Maka Pilatus memutuskan untuk memberikan pilihan kepada orang banyak, untuk memilih antara membebaskan salah satu tahanan seperti kebiasaan para wali negri pada setiap hari raya. Atau, membebaskan Yesus, sebab memang tidak didapati su

Yesus Diserahkan Kepada Pilatus-Kematian Yudas

Gambar
Kamis, 27 Mei 2021 Yesus Diserahkan Kepada Pilatus Kematian Yudas Bacaan Alkitab : Mat. 27: 1-10  Yudas, adalah salah satu dari 12 murid Yesus dan bertugas sebagai bendahara. Dalam Alkitab, Yudas selalu dikaitkan dengan karakter yang buruk. Ia dikenal sebagai bendahara yang curang karena suka mencuri uang kas yang dipegangnya (Yoh. 12: 6). Dan, dalam Mat. 27: 1-10, kita dapat mengenal Yudas sebagai seorang yang menjual Yesus kepada imam-imam kepala seharga 30 keping perak.   Setelah Yudas mengetahui bahwa Yesus akan dihukum mati, maka, “…menyesallah ia” (ay. 3a). Kata “menyesal” dalam KBBI memiliki arti perasaan susah/kecewa yang timbul dalam hati seseorang terhadap dirinya sendiri karena perbuatan salah/dosa yang telah dilakukan. Yudas menyesali perbuatannya terhadap Yesus dan mengembalikan uang perak yang diberikan imam-imam kepadanya. Melihat Yudas menyesali perbuatannya tersebut, para imam memilih bersikap tidak peduli sebab bagi mereka yang terpenting adalah Yesus dij

Petrus Menyangkal Yesus

Gambar
Rabu, 26 Mei 2021 Petrus Menyangkal Yesus Matius 26:69-75  Saudara dalam perikop ini, diceritakan bahwa Yesus di bawa ke balai sidang Imam Besar dan di sana tidak ada satu pun muridNya yang datang selain Petrus. Pada saat inilah, Petrus pada akhirnya menyangkal Yesus. Mari kita perhatikan bagaimana hal ini dapat terjadi: Pertama, godaan pertama untuk melakukan dosa datang dari seorang hamba perempuan yang mengatakan bahwa Petrus selalu bersama-sama dengan Yesus (ayat 69-70). Pada saat pertama kali dicurigai seperti ini, Petrus menjawab, “Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud.” Ini merupakan upayanya untuk mengalihkan perhatian dengan berpura-pura tidak mengerti tuduhan itu. Melalui hal ini, kita diperingatkan bahwa kita dapat dikatakan bersalah jika kita menunjukkan pengertian, pemikiran dan perasaan yang berlawanan dengan yang sebenarnya, dengan tujuan untuk mengamankan diri sendiri. Kita juga dianggap bersalah jika kita pura-pura tidak mengerti, tidak memikirkan atau men

Yesus di Hadapkan Mahkamah Agama

Gambar
Selasa,25 Mei 2021 Yesus di Hadapkan Mahkamah Agama Bacaan Alkitab : Matius 26:57-68  Saudara di dalam ayat yang telah kita baca, diceritakan bahwa Yesus dihadapkan kepada imam besar Kayafas bersama dengan ahli-ahli taurat dan tua-tua. Imam Kepala dan mahkamah agama mencari saksi dusta agar tujuan mereka membunuh Yesus dapat terwujud, namun hal itu gagal. Namun pada akhirnya (ay. 60b) ada dua orang yang berhasil untuk mejalankan rencana membunuh Yesus. Tuduhan palsu yang diberikan itu akhirnya membuat Yesus menerima hukuman mati.  Saudara, mari kita perhatikan, bahwa salah satu hal yang menjadi alasan mengapa mereka mempersiapkan saksi palsu adalah karena kebencian mereka kepada Yesus. Mereka bahkan sanggup memakai berbagai cara agar dapat menyingkirkan Yesus. Mereka mencari kesempatan untuk menemukan kesalahan Yesus supaya Yesus dapat dihukum, tetapi selalu gagal. Maka ketika Yesus ada dihadapan mereka dalam kondisi sebagai seorang terdakwa, mereka tidak menyia-nyiakan kes

Yesus Ditangkap

Gambar
Senin, 24 Mei 2021 Yesus Ditangkap Bacaan Alkitab : Matius 26:47-56 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 26:47-56. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan bahwa pada saat Yesus di taman Getsemani. Yudas dan serombongan orang yang membawa pedang dan pentung datang untuk menangkap Yesus. Karena situasi pada saat itu masih gelap Kristus, maka Yudas mencoba mengidentifkasi Kristus dengan cara menciumNya. Ini merupakan budaya timur tengah, dimana ciuman digunakan sebagai salam. Yudas tidak menggunakan ciuman itu sebagi salam, ia malah menggunakan ciuman itu untuk mengkhianati Kristus. Kemudian salah seorang murid kristus menebas telinga dari salah satu hamba imam besar yang berusaha untuk menangkap Kristus. Tapi Kristus justru menegur murid tersebut, dan Ia pun menyerahkan diri untuk ditangkap.  Saudara yang dikasihi Tuhan salah satu hal yang bisa kita pelajari dari prikop ini adalah sikap Kristus ketika hendak ditangkap

Di Taman Getsemani

Gambar
Sabtu, 22 Mei 2021 Di Taman Getsemani Bacaan Alkitab : Matius 26:36-46 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 26:36-43. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan bahwa setelah mengadakan perjamuan makan Kristus dan murid-muridNya pergi ke taman Getsemani. Di taman itu Kristus berdoa semalam-malaman. Saudara, dari Doa Kristus ini ada beberapa hal yang bisa kita pelajari, khususnya pada ayat 39, “Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Pertama, Kristus dengan jujur berdoa kepada Bapa  Saudara, dari doa ini kita bisa melihat bahwa Kristus adalah manusia yang sejati. Ia menghadapi tekanan yang berat sama halnya dengan manusia yang lain. Ia pun dapat merasakan tekanan hidup sama seperti kita manusia pada umumnya. Karena itulah Ia berdoa kepada

Petrus Menyangkal Yesus

Gambar
Jumat, 21 Mei 2021 Petrus Menyangkal Yesus Bacaan Alkitab : Matius 26:30-35  Saudara ayat yang kita baca hari ini Yesus sedang berkumpul dengan murid-muridNya di bukit Zaitun. Pada saat itu, Yesus mengatakan bahwa Ia sudah mengetahui bahwa Petrus akan menyangkal Dia. Padahal Petrus termasuk ke dalam murid inti yang sangat dekat dengan Yesus di mana mereka melayani bersama-sama selama tiga tahun. Namun pada saat-saat terakhir dari kehidupan Yesus di dunia, Petrus melakukan hal yang menyakitkan hati Yesus.   Ketika Yesus mengatakan bahwa Petrus akan menyangkal diriNya (ayat 34), Petrus dengan sangat yakin mengatakan bahwa dirinya akan memegang imannya kepada Yesus dengan mengatakan, “Sekalipun aku harus mati bersama-sama dengan Engkau, aku takkan menyangkal Engkau.” (ayat 35). Jika kita perhatikan memang Petrus adalah salah satu murid yang hebat, sehingga dia dapat dengan sangat yakin mengatakan bahwa dirinya tidak akan menyangkal Yesus. Perhatikanlah bahwa orang-orang yang h

Penetapan Perjamuan Malam

Gambar
Kamis, 20 Mei 2021 Penetapan Perjamuan Malam Bacaan Alkitab : Mat. 26 : 26-29  Sebelum Yesus ditangkap, Ia mengadakan sebuah perjamuan makan dengan murid-muridNya. Perjamuan malam ini, kemudian hari menjadi sebuah perjamuan yang dilakukan oleh orang-orang percaya ketika memperingati kematian Yesus Kristus. Dan kita mengenalnya sebagai Perjamuan Kudus. Dalam perjamuan malam ini, Yesus memberikan makna pada roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darahNya yang tercurah di kalvari. 1. Ambillah, makanlah, inilah Tubuh-Ku Yesus mengambil roti dan memecah-mecahkannya lalu berkata kepada murid-muridNya, “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku,..(ay. 26b).” Dalam perintah ini, Yesus mengkhendaki agar orang percaya mengambil (lambano, menerima), memakan (fag’o, memakan jamuan yang disiapkan), tubuh-Ku (soma, tubuhNya yang terkoyak di salib). Maknanya adalah orang percaya diperintahkan untuk menerima tubuh Kristus dan mengingat kembali betapa besar kasihNya bagi kita yang telah Ia tu

Yesus Makan Paskah Dengan Murid-muridNya

Gambar
Rabu, 19 Mei 2021 Yesus Makan Paskah Dengan Murid-muridNya Bacaan Alkitab : Matius 26:17-25  Saudara, dalam perikop ini Yesus dan murid-muridNya sedang mengadakan perjamuan paskah yang merupakan kebiasaan orang-orang Yahudi pada jaman tersebut. Pada kesempatan itu, Yesus memberitahukan secara terang-terangan pada para muridNya mengenai pengkhianatan yang akan terjadi di antara mereka (ayat 21). Lalu bagaimanakah tanggapan mereka? Sebagian besar dari murid-murid merasa sangat sedih dan yang paling menggelisahkan ialah karena mereka tidak tahu siapakah yang akan melakukannya.  Kemudian mari kita perhatikan sikap Yudas, orang menjadi dalang dari pengkhiatan itu. Yudas tahu betul bahwa dialah orangnya tapi ia berpura-pura tidak tahu mengenai rencana pengkhiatan tersebut dengan bertanya, “Bukan aku, ya Rabi?”. Yesus pun segera menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan, “Engkau telah mengatakannya”. Perhatikanlah, seharusnya jawaban ini sudah cukup jelas untuk menyadarkan Yudas a

Yudas Mengkhianati Yesus

Gambar
Selasa,18 Mei 2021 Yudas Mengkhianati Yesus   Bacaan Alkitab : Matius 26:14-16  Saudara ayat yang telah kita baca diceritakan bagaimana Yudas tega mengkhianati gurunya sendiri. Padahal mereka telah melakukan perjalanan pelayanan bersama-sama bahkan Yudas yang melakukan pengkhiatan ini memiliki jabatan khusus dalam komunitas mereka yaitu bendahara. Ketika Yudas mengkhianati Yesus, ia sengaja datang sendiri kepada imam-imam kepala dan mengusulkan pada mereka untuk menjual Yesus dengan mengatakan “apa yang hendak kamu berikan kepadaku?” Ketika mendengar hal itu imam-imam mengatakan akan memberikan 30 keping perak. Ini adalah hal yang ironis karena pada saat itu, 30 keping perak merupakan harga dari seorang budak. Sungguh bukanlah harga yang pantas dibanding dengan apa yang telah dilakukan Yesus bagi mereka.  Saudara, pengalaman Yudas di atas dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita. Karena seringkali orang percaya tergoda untuk menjual iman kepada Allah dengan hal-hal yang d

Yesus Diurapi

Gambar
Senin, 17 Mei 2021 Yesus Diurapi Bacaan Alkitab : Matius 26:6-13 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 26:6-13. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan bahwa ketika Kristus dan murid-muridNya ada di rumah Simon si Kusta. Datangalah seorang perempuan membawa minyak narwastu murni yang sangat mahal. Dan kemudian dia mengurapi Kristus dengan minyak itu, melihat hal itu murid-murid Kristus pun memprotes hal tersebut dan berkata mengapa minyak itu tidak dijual dan dibagi kepad orang misikin. Mereka berpikir Kristus sependapat dengan mereka, namun Kristus kemudian membela wanita itu dari berbagai kritik. Bahkan Kristus memuji tindakan wanita, bahkan mengabadikan tindakan itu, sebagai perbuatan yang akan selalu diingat oleh semua orang Kristen sepanjang masa.  Pertama, dia memberikan yang terbaik  Saudara, apa yang dilakukan wanita kepada Kristus merupakan ekspresi sikap batinnya terhadap Kristus. Ia sangat menghormati dan me

Pemberitaan Keempat Tentang Penderitaan Yesus-Rencana Untuk Membunuh Yesus

Gambar
Sabtu, 15 Mei 2021 Pemberitaan Keempat Tentang Penderitaan Yesus-Rencana Untuk Membunuh Yesus Bacaan Alkitab : Matius 26:1-5 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 26:1-5. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan bahwa Kristus memberitahukan tentang kapan dia akan dibunuh yaitu pada saat paskah. Dan cara seperti apa dia akan dibunuh yaitu dengan cara disalib. Dan sementara itu para imam-imam kepada dan tua-tua bangsa Yahudi sedang berdiskusi tentang cara membunuh Kristus. Saudara salah satu hal yang menarik dari prikop ini tentang ketenangan batin yang Kristus miliki dalam menghadapi penderitaan yaitu :  1. KetenanganNya Dalam Menyelesaiakan PelayananNya  Di dalam ayat 1 dijelaskan bahwa “setelah Yesus selesai dengan segala pengajaranNya itu.” Kristus menyelesaikan pengajaranNya barulah Ia memperingatkan mereka tentang kematianNya. Walaupun Kristus mengetahui dengan pasti pendertiaan seperti apa yang akan dialami, tetapi

Penghakiman Terakhir

Gambar
Jumat, 14 Mei 2021 Penghakiman Terakhir Bacaan Alkitab : Matius 25:31-46  Saudara perikop ini merupakan akhir dari khotbah Yesus mengenai kedatangan kedua kali dan penghakiman akhir kelak. Di sini Yesus menjelaskan beberapa hal penting, yaitu: pertama, Kristus akan datang dalam kemuliaanNya dan mengadakan penghakiman bagi semua bangsa. Ia akan menghakimi masing-masing orang seperti gembala yang memisahkan domba dari kambing (ayat 31-33). Hal menarik yang perlu kita cermati adalah bahwa penghakiman terjadi antara domba dan kambing dan bukannya antara domba dan serigala. Hal ini memberikan gambaran bahwa orang baik dan orang yang jahat sangat sulit dibedakan karena dua kelompok ini ada di antara orang percaya itu sendiri. Kedua, Yesus menjelaskan lebih lanjut bahwa ciri-ciri orang Kristen sejati bukan saja dilihat dari imannya, tapi juga kasih yang dapat dia berikan pada mereka yang membutuhkan (ayat 34-43). Yang disebut kelompok domba ialah orang percaya yang dengan rela ha

Perumpamaan Tentang Talenta

Gambar
Kamis, 13 Mei 2021 Perumpamaan Tentang Talenta Bacaan Alkitab : Mat. 25: 14-30 Pada ay. 14-15, kita dapat mengetahui bahwa tuan dalam kisah ini memiliki kepercayaan yang besar kepada ketiga hambanya. Sehingga, dengan tidak ragu-ragu ia memberikan masing-masing ada yang 5, 2 dan 1 talenta (mata uang saat itu) sesuai dengan kesanggupan masing-masing untuk mengelolanya. Demikian juga Allah kepada orang-orang percaya. Setelah Yesus naik ke surga, Ia merasa perlu untuk melengkapi umatNya dengan karunia-karunia rohani selama Ia naik ke sorga. Sehingga Ia menetapkan manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam pikiran, olah tubuh, kepemilikan atas harta benda, kemampuan membangun hubungan dengan sesama dan juga minat terhadap suatu bidang tertentu. Dengan tujuan, agar satu dengan yang lain dapat bekerjasama untuk membangun tubuh Kristus, sambil menanti kedatanganNya kembali.  Saudara melalui perumpamaan ini, kita dapat mengenal Allah sebagai pribadi yang memiliki kepercayaan

Gadis-gadis Yang Bijaksana dan Gadis-gadis Yang Bodoh

Gambar
Rabu, 12 Mei 2021 Gadis-gadis Yang Bijaksana dan Gadis-gadis Yang Bodoh Bacaan Alkitab : Matius 25:1-13  Saudara, Matius 25 merupakan khotbah perpisahan sebelum Yesus pergi dari dunia ini. Pesan utama dari khotbah ini adalah supaya orang percaya bersungguh-sungguh mempersiapkan diri dalam menyonsong kedatangan Kristus yang kedua kali. Untuk menyampaikan pesan tersebut, Yesus menjelaskannya melalui 3 perumpamaan yang terdapat dalam pasal 25. Dan hari ini kita akan secara khusus membahas perumpamaan yang pertama yaitu perumpamaan tentang sepuluh gadis. Mari kita lihat isi dari perumpaan tersebut.  Pada zaman itu, ada suatu kebiasaan yang dilakukan di antara orang-orang Yahudi pada peristiwa pernikahan. Yaitu ditengah malam, mempelai laki-laki akan datang ke rumah pengantin perempuan dengan ditemani sahabat-sahabatnya. Sang pengantin perempuan pun akan menunggu dengan ditemani oleh sejumlah pengiring perempuan. Ketika ada pemberitahuan bahwa mempelai laki-laki sudah hampir tib

Perumpamaan Tentang Hamba Yang Setia Dan Hamba Yang Jahat

Gambar
Selasa, 11 Mei 2021 Perumpamaan Tentang Hamba Yang Setia Dan Hamba Yang Jahat Bacaan Alkitab : Matius 24:45-51  Saudara, berdasarkan pembacaan ayat kita hari ini, dijelaskan perumpamaan tentang dua tipe hamba yang menantikan tuannya. Hamba di sini adalah orang percaya dan tuan adalah Kristus. Hamba yang pertama adalah hamba yang menjalankan tugasnya hingga tuannya datang dan yang kedua adalah hamba yang tidak melakukan tugasnya karena merasa tuannya tidak datang-datang. Sehingga ada akibat yang diterima dari tindakan yang dilakukan oleh kedua hamba ini. Hamba pertama diangkat menjadi pengawas segala milik tuannya sedangkan hamba kedua menerima kematian.  Saudara, kedua hamba dalam kisah ini sama-sama tidak mengetahui kapan tuannya datang, tetapi ada hal yang dapat kita teladani dari hamba pertama. Dia terus melakukan tugasnya meskipun tidak tahu kapan tuannya akan datang. Karena memang tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan tuan itu akan datang. Saudara, berdasarkan ce

Nasehat supaya berjaga-jaga

Gambar
Senin, 10 Mei 2021 Nasehat supaya berjaga-jaga Bacaan Alkitab : Matius 24:37-44 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 24:37-44. Saudara dalam ayat sebelumnya, Yesus memberikan penjelasan tentang kedatanganNya yang kedua kali. Sedangan dalam prikop yang baru saja kita baca ini, Kristus memberikan penjelasan tentang bagaimana kita harus merespon hari kedatangan Tuhan tersebut. Saudara, ada dua hal yang akan terjadi pada saat kedatangan Tuhan, yaitu :  1. Hari Tuhan adalah hari penghukuman bagi orang berdosa.  Di dalam ayat 37-39 Kristus membandingkan kisah kedatanganNya kedua kali dengan kisah air bah. Dimana air bah datang pada waktu yang tidak terduga, yaitu ketika para manusia pada zaman itu sedang hidup dalam dosa-dosa mereka. Dan Tuhan kemudian menghukum mereka dan segala dosa-dosa mereka melalui air bah itu. Itulah yang akan terjadi pada saat kristus datang kedua kali, ia akan menghukum orang-orang yang hidu

Kedatangan Anak Manusia Perumpamaan Tentang Pohon Ara

Gambar
Sabtu, 8 Mei 2021 Kedatangan Anak Manusia Perumpamaan Tentang Pohon Ara Bacaan Alkitab : Matius 24:29-36 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 24:29-36. Saudara dalam ayat yang baru saja kita baca ini, Kristus memberikan penjelasan tentang kedatanganNya yang kedua kali. Salah satu bagian yang cukup menarik dari perikop ini adalah di ayat ke 36 “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri." Ada dua sikap ekstrim orang Kristen berkaitan dengan kedatangan Kristus untuk kedua kali.  Pertama, orang yang selalu menghitung tanggal yang pasti   Saudara, kita hidup di masa banyak orang mulai menghitung-hitung dan memprediksi tanggal kedatangan Kristus untuk kedua kali. Namun sikap ini jelas bertentangan dengan Firman Tuhan khususnya ayat 36. Karena meskipun kita dianjurkan membanca tanda-tanda zaman (Matius 16:1-4). Namun kita tidak

Siksaan yang Berat dan Mesias-mesias Palsu

Gambar
Jumat, 7 Mei 2021 Siksaan yang Berat dan Mesias-mesias Palsu Bacaan Alkitab: Mat. 24: 15-28  Yesus melanjutkan perbincangan mengenai permulaan kesudahan zaman dengan menyatakan bahwa pada zaman akhir akan muncul “…pembinasa keji yang berdiri di tempat kudus,…” (ay. 15). Pembinasa keji yang dimaksud adalah seseorang yang akan mengaku bahwa dirinya adalah mesias namun sebenarnya mereka adalah orang-orang yang akan menyesatkan banyak orang percaya pada kesesatan (ay. 23-25). Dan ia akan membawa, “… siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan tidak akan terjadi lagi…dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat…(ay. 21-22).”   Menghadapi masa ini Yesus memperingatkan semua orang percaya untuk “…memperhatikan ( noeo, memperhatikan untuk memahami dan merenungkan, ay.15 ) peringatan Yesus berkaitan dengan kesudahan zaman tersebut. Peringatan tersebut dapat kita baca dalam keseluruhan perikop. Untuk menegaskan bahwa orang percaya

Permulaan Penderitaan

Gambar
Kamis, 6 Mei 2021 Permulaan Penderitaan Bacaan Alkitab: Matius 24: 3-14  Perikop ini diawali dengan kisah murid-murid Yesus yang bercakap-cakap denganNya menanyakan tentang tanda kesudahan dunia dan kedatanganNya yang kedua. Setelah merinci tanda-tanda kesudahan dunia (ay. 3-12), Yesus menekankan bahwa, “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat bahkan injil Kerajaan akan diberitakan kepada semua bangsa (ay. 13-14). Saudara, melalui perikop ini, mari perhatikan siapakah orang yang disebut Yesus bertahan sampai pada kesudahan dunia? 1. Orang Percaya yang Hidup dalam Kebenaran  Yesus menjawab pertanyaan murid-muridNya dengan menyatakan tanda-tanda kesudahan zaman yaitu bahwa akan ada penyesatan. Penyesatan tersebut diawali dengan munculnya nabi-nabi palsu. Mereka akan menggunakan nama Tuhan dan menyesatkan banyak orang, termasuk orang-orang percaya (ay. 4-5). Orang-orang percaya dapat dengan mudah disesatkan, bahkan akan berbalik dari Tuhan dan menjadi

Khotbah Tentang Akhir Zaman - Bait Allah Diruntuhkan

Gambar
Rabu, 5 Mei 2021 Khotbah Tentang Akhir Zaman - Bait Allah Diruntuhkan Bacaan Alkitab : Matius 24:1-2  Saudara dalam pasal yang kita baca sebelumnya, biasanya Yesus berkhotbah dalam bentuk yang praktis dan mudah dimengerti. Tapi dalam perikop yang kita baca hari ini, Yesus membicarakan mengenai nubuat atau gambaran tentang hal-hal yang akan terjadi di kemudian hari. Sehingga perlu dicari terlebih dahulu makna dibalik nubuat tersebut. Nubuat ini dimaksudkan Yesus untuk membimbing hati nurani dan perilaku murid-muridNya pada saat itu.  Pada ayat 1, murid-murid menunjukkan bangunan Bait Allah yang megah dan tampak mewah. Kelihatannya mereka ingin menunjukkan kepada Yesus dan berharap Yesus akan mengagumi bangunan itu juga. Tapi dalam ayat ke 2, Yesus justru memberikan tanggapan dengan menyampaikan nubuat bahwa Bait Allah akan runtuh dan hancur. Perhatikanlah bahwa dibalik nubuat ini, Yesus ingin menyampaikan kepada mereka bahwa semua kemegahan duniawi pada akhirnya akan hancur.

Keluhan TerhadapYerusalem

Gambar
Selasa,4 Mei 2021 Keluhan TerhadapYerusalem Bacaan Alkitab : Matius 23:37-39  Saudara melalui renungan hari ini kita melihat Yesus menyatakan anugerah dan kebaikan-Nya terhadap orang-orang Yerusalem. Yesus ingin mengumpulkan orang-orang dari kesesatan dan mengembalikan pada jalan yang benar. Yesus digambarkan seperti induk ayam sedangkan orang-orang digambarkan sebagai anak-anak ayam. Apakah sebenarnya makna dari penggambaran ini? Allah hendak menyayangi dan melindungi umatNya. Seperti induk yang pasti ingin melindungi dan menjaga anak-anaknya. Namun sebagai anak-anak memiliki pilihan apakah mau menerima perlindungan dan penjagaan dari induk atau tidak. Kita lihat berdasarkan ayat perenungan Yerusalem menolak pemeliharaan Allah dan akibatnya Yerusalem diluluhlantahkan sehingga kota menjadi sunyi senyap (ay. 38)  Saudara berdasarkan renungan hari ini, kita diingatkan bahwa Allah memberikan kepada kita kasih sayang dan perlindungan agar tidak mengalami kesesatan. Namun piliha

Yesus Mengecam Ahli-Ahli Taurat Dan Orang-Orang Farisi (2)

Gambar
Senin, 3 Mei 2021 Yesus Mengecam Ahli-Ahli Taurat Dan Orang-Orang Farisi (2) Bacaan Alkitab : Matius 23:15-36 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 23:15-36. Tentu ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari ayat-ayat ini. Namun karena keterbatasan waktu, maka dalam renungan ini saya hanya akan membagikan dua hal yang dapat kita pelajari dari prikop ini khususnya ayat ke 23. Dari ayat ini kita dapat melihat hal yang keliru dalam ibadah kita.   Pertama, orang Kristen yang hanya fokus pada ibadah jasmani Saudara dalam ayat ini Kristus menegur ahli-ahli taurat dan orang farisi. Dimana mereka rajin melakukan aturan agama mereka, namun mereka mengabaikan hal yang utama dari hukum taurat itu yaitu kasih terhadap Allah dan sesama. Saudara, sebagai orang Kristen seringkali kita menjadi orang-orang yang taat berbadah, memberikan persembahan, membaca alkitab, mendengarkan khotbah, berdoa, berpuasa, dst. Namun, kita tidak memi

Yesus Mengecam Ahli-Ahli Taurat Dan Orang-Orang Farisi (1)

Gambar
Sabtu, 1 Mei 2021 Yesus Mengecam Ahli-Ahli Taurat Dan Orang-Orang Farisi (1) Bacaan Alkitab : Matius 23:1-14 Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 23:1-14. Tentu ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari ayat-ayat ini. Namun karena keterbatasan waktu, maka dalam renungan ini saya hanya akan membagikan dua hal yang dapat kita pelajari dari prikop ini khususnya ayat ke 3.  Pertama, sebagai pendengar Firman  Saudara sebagai seorang pendengar Firman Tuhan di dalam ayat ke 3 disampaikan bahwa turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang diajarkan oleh para ahli taurat dan orang Farisi. Dan jangan biarkan gaya hidup mereka menghalangi kita untuk menerima Firman Tuhan. Saudara, Tuhan dapat saja memakai para hambaNya yang tidak sempurna untuk menyampaikan Firman Tuhan yang sempurna. Karena itu janganlah kita menolak kebenaran Firman Tuhan yang disampaikan oleh seorang hamba Tuhan yang masih memiliki kelemahan-kelemahan. Se