Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

PENGAJAR YANG BENAR

Gambar
Pengajar yang Benar Matius 7:28-29:“Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka. Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.Dan Pagi hari ini kita akan kembali merenungkan Firman Tuhan, sebelum kita mulai beraktifitas. Saudara, ayat yang menjadi renungan kita pada pagi hari ini diambil dari Matius 7:28-29. Saudara yang dikasihi dalam Tuhan, di dalam ayat-ayat yang baru saja kita baca, dikatakan bahwa orang-orang yang mendengar Kristus berkhotbah menjadi takjub. Sebab ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli taurat dan orang farisi.Lalu dalam hal apa pengajaran Kristus berbeda dari ahli taurat. Ada dua perbedaan antara ajaran Kristus dan ahli Taurat, yaitu: Pertama,Kristus menekankan aspek kasihdan bukan hukum Salah …

SEPENUH HATI

Gambar
SEPENUH HATIMAT. 7:26-27 Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, kita berjumpa kembali dalam program spiritual life.  Program yang pastinya akan mengajar kita bersama belajar lebih dalam satu bagian Firman Tuhan.  Masih melanjutkan hari sebelumnya tentang dua macam dasar, hari ini kita akan membahas Injil Matius 7:26-27.Ayat ini merupakan sebuah kesatuan dari ayat 24-27.  Satu bagian dengan konteks penutup khotbah di bukit Tuhan Yesus atau menjadi sebuah kesimpulan.  Tuhan Yesus menutupnya dengan sebuah perkataan yang menjadi peringatan sekaligus penghiburan.  Ia menginginkan setiap orang yang sudah mengikuti dan mendengarkan setiap perkataannya tidak berhenti sampai disitu.  Ia menginginkan mereka tidak sampai level pendengar namun menjadi pelaku Firman dengan sepenuh hati.  Tuhan Yesus menggunakan perumpamaan dua macam dasar membangun rumah untuk menggambarkan orang yang sepenuh hati dan tidak.Bagian yang kita bahas hari ini adalah orang yang membangun rumah dengan fondasi …

ORANG YANG BIJAKSANA

Gambar
ORANG YANG BIJAKSANAMatius 7 : 24-25 Shallom..Apa kabar saudara? Kiranya kasih dan kemurahan Allah senantiasa menaungi saudara semua. Hari ini kita akan kembali merenungkan kebenaran Firman Tuhan yang akan melanjutkan khotbah di bukit tentang dua macam dasar dalam Mat. 7: 24-25.  Firman Tuhan dalam Mat. 7 : 24-25, merupakan ajaran Yesus berkaitan dengan dasar membangun kehidupan rohani. Perumpamaan ini menggunakan ilustrasi orang yang bijaksana dan orang yang bodoh sebagai gambaran dasar kehidupan rohani orang-orang percaya. Dan hari ini kita akan belajar dua cara dari orang yang bijaksana saat membangun kehidupan rohaninya:Pertama, orang yang bijaksana membaca Firman Tuhan.Dalam perumpamaan tentang orang yang membangun rumah, Yesus menggambarkan orang yang bijaksana sebagai seseorang yang membangun diatas dasar batu karang yang teguh. Dan apabila kita membaca kisah ini dalam Lukas, maka kita akan mendapatkan detail tentang hal-hal yang dilakukan oleh orang yang bijaksana saat membangu…

KESALEHAN HIDUP

Gambar
KESALEHAN HIDUPMatius 7:22-23 Selamat Pagi saudara, bertemu kembali dalam program Spiritual Life. Hari ini kita kembali akan merenungkan kebenaran Firman Tuhan yang terambil dari Matius 7:22-23. Ayat ini berisi penolakan terhadap orang yang berseru “Tuhan, Tuhan…”Di sini, Allah sebagai Hakim Agung akan menolak seruan ini secara terbuka. Oleh sebab itu, marilah kita melihat 2 cara mempraktekkan kesalehan hidup:1.Tulus/ Tidak MunafikKarena mereka adalah pembuat kejahatan. Perhatikanlah, seseorang bisa saja terlihat sebagai orang yang saleh, tetapi sebenarnya ia seorang pembuat kejahatan. Mereka bisa saja memiliki dosa-dosa tersembunyi di balik kebaikan atau kesalehan hidupnya. Dan orang-orang seperti inilah yang akan ditolak oleh Allah. Cara penolakan itu disampaikan dengan kalimat “Aku tidak pernah mengenal kamu!” Hal ini mengisyaratkan bahwa jika Ia memang pernah mengenal mereka. Sebagai Tuhan yang mengenal siapa kepunyaan-Nya, maka Ia pasti akan mengenal, mengakui, dan mengasihi merek…

SIAPAKAH YANG PANTAS MASUK KERAJAAN SORGA?

Gambar
SIAPAKAH YANG PANTAS MASUK KERAJAAN SORGA?Matius 7:21
Shalom, saudara yang terkasih dalam Tuhan. Bagaimana kabar saudara? Saya percaya kita semua tetap berada dalam lindungan Tuhan. Pagi ini kita akan kembali merenungkan kebenaran Firman Tuhan yang terambil dari Matius 7:21, mari kita baca bersama-sama.Saudara, tujuan dari ayat ini adalah Yesus ingin menunjukkan pentingnya ketaatan terhadap perintah-perintah Kristus. Di sini Yesus menunjukkan fakta siapakah yang pantas masuk ke dalam kerajaan Sorga!1.Bukan orang yang hanya berseru “Tuhan, Tuhan.” Orang yang dimaksudkan di sini adalah: orang yang mengakui Tuhan hanya dengan mulutnya saja; orang yang menaikkan pujian atas nama Tuhan tetapi tidak dengan kesungguhan hati pada Allah; atau orang yang menaikkan doa pada Tuhan pada saat ia memerlukan sesuatu saja. Orang-orang yang seperti ini tidak lebih dari pada gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Artinya, mereka hanya dapat berbicara banyak tanpa ada bukti apa-apa. Hal ini b…

AJARAN YANG BENAR

Gambar
AJARAN YANG BENAR Matius 7:18-20“Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.“Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.Dan Pagi hari ini kita akan kembali merenunghkan Firman Tuhan, sebelum kita mulai beraktifitas. Renungan kita pagi ini akan membahas tentang hubungan antara pengajaran yang sehat dan priliku kita sehari-hari. Dan pagi hari ini ayat yang menjadi renungan kita diambil dari Matius 7:18-20. Saudara yang di kasihi Tuhan, dari dua ayat yang menjadi dasar perenungan kita ini maka adadua hal yang bisa kita pelajari tentang hubungan antara prilaku kita dan ajaran yang benar. Pertama, ajaran yang benar menghasilkan perubahan hidup Pengajaran yang sehat…

Ajaran dan Kesalehan

Gambar
Ajaran dan KesalehanMatius 7:16-17 “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.“Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.Dan Pagi hari ini kita akan kembali melanjutkan renungan kita sebelum kita mulai beraktifitas. Renungan kita pagi hari ini masih membahas hal pengajaran sesat dan pagi hari ini ayat yang menjadi renungan kita diambil dari Matius 7:16-17Saudara yang di kasihi Tuhan, dari dua ayat yang menjadi dasar perenungan kita ini maka adadua hal yang bisa kita lakukan mengenal suatu ajaran, yaitu : Pertama, Kenali Ajaran Mereka Tentang Kesalehan HidupHal pertama yang harus kita lakukan untuk mengenali para pengajar sesaat berdasarkan ayat ini adalah melihat bagaimana pengajar…

WASPADA TERHADAP KESESATAN

Gambar
Waspada Terhadap KesesatanMat. 7:15
Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan.  Berjumpa kembali kita dalam program spiritual life yang akan bersama mengajar kita lebih dalam satu bagian dari Firman Tuhan.  Hari ini kita akan belajar dari Injil Matius 7:5 tentang hal pengajaran sesat.Sebuah kisah Yunani, menceritakan penduduk kota menemukan seekor patung kuda di luar pintu gerbang kota lalu membawanya masuk tanpa mengetahui bahwa di dalam patung itu bersembunyi pasukan musuh bersenjata lengkap.  Demikianlah akhirnya kota Troya jatuh ke tangan musuh.  Ini menjadi contoh bagaimana musuh dapat bersembunyi dan tidak diketahui sudah ada di dalam kotanya sendiri.  Melihat cerita tersebut, inilah juga yang menjadi pengajaran Tuhan Yesus mengenai hal pengajaran sesat.  Tuhan Yesus sedang mengingatkan kepada jemaat memakai analogi serigala dan domba.  Apabila serigala sudah berbahaya bagi domba, terlebih serigala yang memakai pakaian domba dan ada dalam kawanan domba.  Ia tidak akan gamp…

MELAKUKAN KEBENARAN

Gambar
MELAKUKAN KEBENARANMatius 7:12
Selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Puji Tuhan hari ini kita kembali berjumpa dalam program spiritual life, dimana kita akan bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang terambil dari Matius 7:12. Renungan kita hari ini masuk ke dalam bagian perikop “jalan yang benar”.Saudara, dalam bagian ayat yang telah kita baca hari ini, Tuhan Yesus menekankan kepada kita satu hal mengenai melakukan kebenaran terhadap sesama. Dan ini merupakan sebuah hal mendasar dari ibadah sejati. Dalam ayat 12, dijelaskan agar kita menjadikan kebenaran sebagai panduan hidup kita. Jadikanlah hal ini sebagai prinsip hidup kita “ perbuatlah kepada orang lain seperti yang kita kehendaki mereka perbuat kepada kita”. Dan bagian ini merupakan landasan untuk bisa mematuhi perintah Tuhan dalam bagian sebelumnya (cth: hal menghakimi).  Jika kita tidak ingin dihakimi, maka jangan menghakimi. Kita tidak dapat berharap akan meneri…

PILIHAN YANG TAK TERELAKKAN

Gambar
PILIHAN YANG TAK TERELAKKANMatius 7 : 13-14 Shallom saudara..Bagaimana kabar saudara hari ini? Kiranya kasih dan anugerah Allah senantiasa menaungi saudara dan saya. Hari ini kita akan kembali merenungkan kebenaran Firman Tuhan yang diambil dari Matius 7 : 13-14. Saudara, tidak ada orang yang senang diperhadapkan dengan pilihan. Hampir semua orang segan dihadapkan kepada keharusan memilih. Tapi, melalui Mat. 7 : 13-14 Yesus memperhadapkan kita pada dua pilihan yaitu: Pertama, jalan yang lebar. Jalan yang lebar adalah jalan yang mudah dilalui karena memiliki ruang gerak yang luas. Pada jalan ini, orang bertindak sesuka hati tanpa batasan moral menjadi lebih luas, sikap cinta pada diri sendiri, kemunafikan, ambisi yang palsu dan keinginan mencari-cari kekurangan orang lain menjadi karakter buruk yang berkembang dengan sendirinya. Banyak orang dapat melalui pintu ini sebab untuk melalui jalan ini seseorang tidak perlu meninggalkan apapun, bahkan semua kesenangan duniawi, dosa-dosa, kebena…

Apa yang Dibuat Tuhan, itu Baik

Gambar
Apa yang Dibuat Tuhan, itu BaikMatius 7:9-11
Shalom, selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Puji Tuhan jika hari ini kita dapat bertemu kembali dalam program spiritual life untuk bersama-sama merenungkan Firman Tuhan. Perenungan kita hari ini terambil dari Matius 7:9-11, yang masih melanjutkan pembahasan kemarin mengenai hal pengabulan doa.Dalam ayat ini, Yesus ingin menekankan kebaikan Allah sebagai Bapa yang memberikan permintaan yang diminta oleh anaknya. Jika demikian, lalu apakah semua yang didoakan oleh orang percaya pasti akan terkabul? Tentu saja tidak semua keinginan yang terpikirkan oleh manusia akan dipenuhi oleh Allah. Untuk itu dalam hal ini, Yesus memberikan 2 batasan yang harus diingat, yaitu:1.Bapa hanya memenuhi kebutuhan kita. Dalam ayat ini, diberikan batasan yang jelas bahwa apa saja yang akan diberikan Bapa di surga kepada anak-anak-Nya adalah “kebutuhan,” bukan segala keinginan. Dalam ilustrasi yang diberikan oleh Tuhan Yesus, roti dan ikan merupakan maka…

Doa Permohonan

Gambar
Doa Permohonan  Matius 7:7-8:Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan." Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.   Dan Pagi hari ini kita akan kembali melanjutkan renungan kita sebelum kita mulai beraktifitas. Renungan kita pagi hari ini masih membahas tentang Doa Permohonan dan pagi hari ini ayat yang menjadi renungan kita diambil dari Matius 7:7-8.
Saudara yang di kasihi Tuhan, dari dua ayat yang menjadi dasar perenungan kita ini maka ada tiga hal yang bisa kita pelajari tentang tiga sikap batin ketika memanjatkan doa permohonan kepada Tuhan. Pertama, Dengan Kerendahan HatiHal pertama yang kita pelajari dari ayat ini adalah menaikan permohonan dengan kerendahan hati.…

MEMBERI NASIHAT DENGAN BIJAK

Gambar
MEMBERI NASIHAT DENGAN BIJAK  Matius 7:6"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.   Dan Pagi hari ini kita akan kembali melanjutkan renungan kita sebelum kita mulai beraktifitas. Ayat yang menjadi dasar perenungan kita  pada pagi hari ini terambil dari Matius 7:6.         Saudara yang terkasih, di dalam ayat ini Tuhan Yesus mengajarkan agar kita jangan melemparkan barang yang kudus kepada anjing dan jangan melemparkan mutiara kepada babi”.   nah, apakah arti nasihat ini ? nasehat ini sebenarnya berbicara tentang cara yang bijaksana untuk memberikan masukan atau nasehat kepada orang yang bersalah. Ada dua cara  yang bisa kita pelajar di sini yaitu :   Pertama, pastikan jika nasihat kita adalah na…

MOTIVASI YANG BENAR

Gambar
MOTIVASI YANG BENARMat. 7:5 Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Senang rasanya kembali kita bertemu untuk belajar bersama lebih dalam mengenai satu bagian dari Firman Tuhan.  Hari ini kita masih akan membahas khotbah Tuhan Yesus di bukit dalam hal meghakimi.Ayat ini mengajarkan bahwa menilai orang lain tidaklah keliru.  Membantu orang lain untuk mengenali dan membersihkan kesalahan dirinya sendiri adalah sesuatu yang terpuji.  Alkitab berkali-kali menasihati kita untuk membimbing maupun menegur orang lain yang bersalah (Gal. 6:1).  Yang menjadi persoalan dalam ayat ini bukanlah tentang mengeluarkan selumbar dari mata saudara kita.  Yang dibahas dan dipersoalkan oleh Tuhan Yesus adalah sifat "munafik" pada saat menolong orang lain yang bersalah.  Kita berbuat seolah kita lebih baik dari orang lain.  Kita menganggap kesalahan orang lain lebih besar dari kita.  Kenyataannya, kadangkala kita lebih buruk dari orang lain.Pada zaman dimana ayat ini ditulis banyak orang…

SELUMBAR VS BALOK

Gambar
SELUMBAR VS BALOKMAT. 7 : 4
Shallom saudara… bagaimana kabar saudara hari ini? Tentunya anugerah Allah senantiasa menaungi saudara dan saya. Pagi hari ini kita akan kembali merenungkan kebenaran Firman yang akan diambil dari Mat. 7 : 4. Melalui Mat. 7 : 4 ini, Yesus sedang mengajarkan bahwa sikap suka menghakimi, berakar dari kesombongan yang terdapat dalam batin orang percaya. Dan akan menghasilkan dua sikap yang harus dihindari, yaitu : Pertama, selumbar  yaitu sikap suka mencari-cari kesalahan orang lain,Mengapa orang suka untuk menghakimi? Karena banyak orang tidak suka dihakimi. Sehingga, mencari cara untuk membenarkan diri sendiri dengan cara mencari-cari kesalahan orang lain. Hal ini dilakukan karena sulit bagi kita untuk berpikir objektif dan tidak berpihak pada penilaian kita  ketika kita membandingkan diri dengan orang lain. Sebaliknya, kita berpikir terlalu berlebih-lebihan tentang diri sendiri dan memiliki hati yang penuh dengan kecurigaan kepada orang lain, sehingga lebih …

BATIN YANG JERNIH

Gambar
Batin Yang JernihMatius 7:3 Selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Puji Tuhan hari ini kita kembali berjumpa dalam program spiritual life, dimana kita akan bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang terambil dari Matius 7:3. Renungan hari ini merupakan kelanjutan ayat renungan kemarin mengenai hal menghakimi.Saudara dalam ayat 3 ini dinyatakan nasehat yang sangat keras bagi orang-orang percaya. Dimana disana dikatakan “kita melihat selumbar dimata orang lain, sedangkan balok di mata kita tidak kita hiraukan”. Ini merupakan suatu teguran telak untuk orang yang suka mengecam, bertengkar hanya karena kesalahan kecil sementara dirinya sendiri melakukan kesalahan yang besar. Karena itu kita harus menjernihkan batin kita sebelum menegur/ menasehati orang lain. Ada 2 cara yang diajarkan dalam ayat ini:1.Sadari Tidak ada dosa besar atau kecilDalam ayat ini dikatakan selumbar dan balok. Ada perbandingan ukuran antara satu dengan ya…

JANGAN MENGHAKIMI

Gambar
JANGAN MENGHAKIMI Matius 7:1: “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi"
Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.   Dan Pagi hari ini kita akan kembali melanjutkan renungan kita sebelum kita mulai beraktifitas.  Renungan kita di minggu ini akan membahas tentang menghakimi.  Dan ayat yang menjadi dasar perenungan kita  pada pagi hari ini terambil dari Matius 7:1. Saudara yang terkasih di dalam ayat ini, Tuhan Yesus mengajarkan agar kita jangan menghakimi. Setidaknya ada dua alasan mengapa kita tidak boleh menghakimi. Yaitu. Pertama, karena Menghakimi bukan tugas kita.Tuhan Yesus menasehatkan kita agar jangan menghakimi karena memang ada orang yang bertugas untuk menghakimi, seperti misalnya hakim.Orang-orang tersebuttelah mendalami suatu masalah dengan seriussehingga dia dapat memberikan penilaian dengan tepat sesuai dengan fakta yang terjadi. Tapi bagi kita yang memberika…

KETIKA ORANG LAIN MELAKUKAN KESALAHAN

Gambar
Ketika Orang Lain Berbuat KesalahanMatius 7:2 Shalom, selamat pagi saudara. Selamat bergabung kembali dalam program spiritual life, di mana kita akan merenungkan Firman Tuhan bersama-sama. Firman Tuhan hari ini terambil dari Matius 7:2, yang melanjutkan pembahasan kemarin mengenai hal menghakimi.Saudara, melalui ayat yang kita baca, kita diberikan alasan mengapa kita tidak boleh menghakimi orang lain. Yaitu karena bagaimana cara kita menghakimi orang lain akan menentukan bagaimana kita akan dihakimi oleh orang lain juga dan terutama oleh Allah. Alkitab mengajarkan dengan tegas bahwa penghakiman yang tidak berbelas-kasihan akan menimpa mereka yang tidak berbelas-kasihan (Yak 2:13). Jika kita tidak mau penghakiman yang tidak berbelas-kasihan menimpa kita, kita pun harus menghindari sikap yang sama terhadap orang lain. Kemudian bagaimanakah kita harus bersikap pada saat melihat kesalahan orang lain? Yang harus kita lakukan ialah menegur dengan kasih. Tidak menghakimi bukan berarti menutup…

MENGHADAPI KEKUATIRAN

Gambar
MENGHADAPI KEKUATIRAN Matius 6:33-34 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.  Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life.   Dan Pagi hari ini kita akan kembali melanjutkan renungan kita sebelum kita mulai beraktifitas.  Renungan kita pagi hari ini masih membahas hal kekuatiran dan pagi hari ini ayat yang menjadi renungan kita diambil dari Matius 6:33-34. Saudara yang di kasihi Tuhan, dari dua ayatyang menjadi dasar perenungan kita ini maka ada dua hal yang bisa kita pelajari tentang cara untuk mengatasi kekuatiran, yaitu:Pertama, Fokus pada pengenalan Akan AllahHal pertama yang bisa kita pelajari mengenai cara mengatasi kekuatiran adalah dengan focus kepada kerajaan Allah. Kristus mengaja…