Postingan

Hal Kekuatiran

Gambar
Selasa, 26 Januari 2021 Hal Kekuatiran Bacaan Alkitab : Matius 6:25-34  Shalom, selamat pagi saudara yang terkasih. Senang bisa berjumpa lagi dalam Spiritual Life, untuk bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Dan ayat perenungan kita hari ini terambil dari Matius 6:25-34. Saudara ayat yang telah kita baca merupakan perintah Yesus untuk jangan kuatir. Melalui bacaan hari ini kita dapat melihat 2 hal yang Yesus perintahkan untuk tidak kuatir: 1. Jangan kuatir akan hidupmu Dalam bagian ini kita dapat melihat kekuatiran yang terjadi dalam kehidupan manusia. Terkadang sebagai manusia kita kuatir akan keberadaan kita di dunia ini atau kapan kehidupan kita akan selesai di dunia ini, namun Allah mengingatkan untuk jangan kuatir akan hal itu karena kehidupan manusia sepenuhnya ada dalam tanganNya. Selain itu, manusia terkadang juga kuatir akan kenyamanan hidupnya. Terkadang kita cemas dengan hal-hal yang kita perlukan untuk keberlangsungan hidup kita di dunia ini (mi

Hal Mengumpulkan Harta

Gambar
Senin, 25 Januari 2021 Hal Mengumpulkan Harta Bacaan Alkitab : Matius 6:19-24 Shalom selamat pagi saudara yang terkasih di dalam Tuhan, bersyukur kepada Tuhan jika pagi hari ini kita dapat kembali lagi merenungkan Firman Tuhan dalam renungan pagi spiritual life, sebelum kita kembali beraktifitas. Saudara yang terkasih bacaan kita untuk hari ini terambil dari Matius 6:19-24, judul perikopnya “Hal Mengumpulkan Harta”. Saudara yang terkasih, di dalam bagian ini Tuhan Yesus mengajarkan kita tentang prinsip-prinsip penting dalam memperlakukan harta. Saudara, kita memang memerlukan harta untuk hidup. Namun, memperoleh harta benda bukanlah tujuan dari hidup kita. Ketika kita hidup untuk menjadikan harta menjadi tujuan hidup kita maka harta akan menguasai hati kita, mengacaukan pikiran kita dan mengendalikan kehendak kita, dan akhir dari semua itu adalah kekuatiran. Lalu bagaimanakan solusinya? Yesus menawarkan solusinya yaitu: mengutamakan Tuhan dan memulai hidup den

Hal Berpuasa

Gambar
Sabtu, 23 Januari 2021 Hal Berpuasa Bacaan Alkitab : Matius 6:16-18 Shalom selamat pagi saudara yang terkasih di dalam Tuhan, bersyukur kepada Tuhan jika pagi hari ini kita dapat kembali lagi merenungkan Firman Tuhan dalam renungan pagi spiritual life, sebelum kita kembali beraktifitas. Saudara yang terkasih bacaan kita untuk hari ini terambil dari Matius 6:16-18, judul perikopnya “Hal berpuasa”. Saudara yang kekasih, di dalam bagian ini Tuhan Yesus menegur kebiasaan orang-orang Yahudi pada zaman itu yang suka menyombongkan ritual ibadah mereka, khususnya puasa. Ketika berpuasa, mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat mereka sedang melakukan puasa. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa puasa yang sejati dan termasuk juga semua bentuk ibadah ataupun ritual, haruslah dimulai dari dalam batin. Hendaklah kita berpuasa untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Orang yang menjalankan puasa dengan tulus tidak akan menyibukkan diri dengan pandangan orang lain terhadap ibadah

Hal Berdoa

Gambar
Jumat, 22 Januari 2020 Hal Berdoa Bacaan : Mat. 6: 5-15 Dalam Formula Doa Bapa Kami, kita dapat melihat bahwa Yesus mengajarkan agar doa diawali dengan pujian, “…Bapa kami yang di sorga, Dikuduskan lah namaMu… (ay. 9a).” Sebab semakin kita memandang kemuliaan dan kekudusan Allah, maka orang percaya akan menyadari dua hal dalam diri, yaitu: 1. Kita Menyadari kelemahan kita di hadapan Allah Doa yang diawali dengan pujian kepada Allah akan membantu untuk mengarahkan hati kita pada kemuliaan dan kedaulatan Allah. Hati yang terfokus pada Allah akan memampukan kita untuk membuka hati dan menyadari kelemahan dan kekurangan diri sendiri. Serta menolong kita untuk mengakui dan meminta ampun kepada Allah dengan jujur dan tulus. Saudara, doa adalah nafas hidup orang percaya yang dilakukan setiap hari. Sehingga, jika kita berdoa, maka mari terlebih dahulu merenungkan kasih Allah dalam kehidupan kita. Sebab merenungkan kebaikan Allah akan menolong kita dalam disiplin menyadari

Hal Memberi Sedekah

Gambar
Kamis, 21 Januari 2021 Hal Memberi Sedekah Bacaan: Matius 6 : 1-4 Salah satu dampak buruk dari media sosial adalah digunakan untuk mencari pujian dari orang lain saat melakukan sebuah kegiatan amal. Saya pernah membaca sebuah artikel yang berisi curahan hati seseorang yang pernah diberikan bantuan sembako. Dia merasa malu dan agak risih saat menerima sembako, sebab selalu diminta untuk berfoto. Tapi, bagi seseorang yang mengejar “likes” di media sosial, tentunya dia tidak akan peduli pada apa yang dirasakan oleh penerima bantuan. Lalu bagaimana sebenarnya sikap yang diajarkan Yesus saat seorang percaya memberi sedekah? Dalam Mat. 6: 1-4, dalam rangkaian khotbah di bukit, Yesus memberikan dua prinsip memberi sedekah bagi orang percaya, yaitu: 1. Jangan Melakukan Supaya Dilihat Orang, Dalam khotbah di bukit, Yesus memberikan peringatan kepada pengikutNya untuk senantiasa “Ingatlah (prosecho, menjadi waspada/ memperhatikan )…” saat melaksanakan kegiatan agama agar tidak melak

Yesus dan Hukum Taurat (2)

Gambar
Rabu, 20 Januari 2021 Yesus dan Hukum Taurat (2) Matius 5:31-46 Shalom, selamat pagi saudara yang terkasih. Senang bisa berjumpa lagi dalam Spiritual Life, untuk bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Dan ayat perenungan kita hari ini terambil dari Matius 5:31-46. Saudara, ayat yang telah kita baca adalah rincian mengenai standar moral yang harus dilakukan oleh orang percaya sebagai pelaku Firman. Kita harus memiliki kualitas moral sesuai standar Allah. Misalnya hal perceraian yang dalam masyarakat umumnya diperbolehkan secara hukum. Tetapi sebenarnya adalah penyimpangan terhadap ketetapan Allah dan pengkhianatan janji kesetiaan antara suami istri. Mata ganti mata berarti bahwa semua orang memiliki nilai yang sama dihadapan Tuhan. Tetapi mata ganti mata sudah digunakan untuk memuaskan keinginan membalas dendam. Karena itulah Tuhan Yesus menekankan kasih. Bahkan sebagai orang Kristen kita harus mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya mereka. Sepe

Yesus dan Hukum Taurat (1)

Gambar
Selasa, 19 Januari 2021 Yesus dan Hukum Taurat (1) Matius 5:17-30  Shalom, selamat pagi saudara yang terkasih. Senang bisa berjumpa lagi dalam Spiritual Life, untuk bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Dan ayat perenungan kita hari ini terambil dari Matius 5:17-30.  Saudara, diayat 17 Yesus menyatakan dengan jelas tujuannya datang ke dunia yaitu bukan untuk membatalkan Hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya. Ia menegaskan pula bahwa Perjanjian Lama adalah firman Allah yang kekal (ayat 18). Artinya Perjanjian Lama menyatakan kehendak Allah yang tidak berubah bagi umat-Nya. Oleh karena itu, siapa pun yang melalaikan atau melanggar satu perintah saja dari firman Tuhan itu, ia telah melanggar seluruh firman Tuhan. Ia bukan anggota Kerajaan Surga (ayat 19).   Yang menarik adalah, Yesus memakai contoh kehidupan keagamaan dari para ahli Taurat dan orang Farisi. Bagi Yesus kehidupan agama mereka tidak sejati. Mereka bukan pelaku firman Tuhan (ayat 20). Mungkin kita be