Postingan

Karena Kasih Bukan Terpaksa

Gambar
Senin, 23 Februari 2026 Karena Kasih Bukan Terpaksa   Bacaan Alkitab : Keluaran 36:1–3 Bangsa Israel memiliki latar belakang hidup yang sangat berat. Selama ratusan tahun mereka hidup sebagai budak di Mesir. Mereka dipaksa membangun kota-kota perbendaharaan bagi Firaun dengan kerja paksa yang kejam dan tanpa belas kasihan. Mereka tidak bekerja karena kehendak sendiri, melainkan karena tekanan, ancaman, dan rasa takut. Kehidupan mereka dibentuk oleh sistem yang memaksa, sehingga ketaatan bukanlah pilihan, tetapi keterpaksaan. Namun setelah Allah membebaskan mereka dengan tangan yang kuat, pola hidup itu mulai diubah. Dalam Keluaran 36:1-3, kita melihat pemandangan yang sangat berbeda. Bangsa yang dahulu bekerja karena cambuk kini datang dengan sukarela membawa persembahan bagi pembangunan Kemah Suci. Setiap pagi mereka datang menyerahkan apa yang mereka miliki, sampai persembahan itu lebih dari cukup. Tidak ada paksaan, tidak ada ancaman, tidak ada hukuman. Yang ada hanyalah hat...

Belajar Sebagai Sarana Anugerah

Gambar
Sabtu, 22 Februari 2026 Belajar Sebagai Sarana Anugerah   Bacaan Alkitab : Keluaran 35 : 34 – 35 Dalam Keluaran 35:34–35 dicatat bahwa Allah bukan hanya memenuhi Bezaleel dan Aholiab dengan hikmat serta keahlian untuk bekerja, tetapi juga menaruh dalam diri mereka kemampuan untuk mengajar. C.F. Keil, ahli Perjanjian Lama- menegaskan bahwa penyebutan kemampuan mengajar ini bukanlah detail tambahan yang dicantumkan secara kebetulan. Sebaliknya, mengandung prinsip teologis yang penting. Allah menghendaki agar pekerjaan membangun kemah suci dilakukan dengan keteraturan, kesinambungan, dan kesetiaan pada kehendak-Nya. Karena itu, kemampuan mengajar diberikan kepada Bezaleel dan Aholiab supaya pekerjaan pembangunan Kemah Suci tidak bergantung pada satu atau dua orang saja. Mengajar, dalam konteks ini, bukan sekadar menyampaikan teknik atau pengetahuan tentang pembangunan kemah suci, melainkan mewariskan hikmat yang berasal dari Allah. Melalui pengajaran, hikmat ilahi diteruskan kepada ...

Dipenuhi Roh, Digerakkan dalam Pekerjaan

Gambar
Jumat, 20 Februari 2026 Dipenuhi Roh, Digerakkan dalam Pekerjaan   Bacaan Alkitab : Keluaran 35:30–33 Keluaran 35:30–33 menghadirkan sebuah potret iman yang sering terlewatkan: Allah memilih dan memenuhi Bezalel bukan terutama sebagai imam atau nabi, melainkan sebagai pekerja terampil . Ia dipenuhi oleh Roh Allah untuk berpikir, merancang, dan mengerjakan karya-karya yang konkret—emas, perak, ukiran, dan tenunan. Teks ini dengan sengaja menempatkan pekerjaan tangan sejajar dengan karya rohani. Alkitab tidak melihat keterampilan teknis sebagai wilayah netral, tetapi sebagai ruang di mana Roh Allah bekerja untuk menyatakan kehendak-Nya. Di sinilah kita belajar tentang sinergi antara panggilan ilahi dan kerja manusia. Bezalel tidak bekerja karena ambisi pribadi, tetapi karena ia digerakkan oleh Roh. Namun, kepenuhan Roh tidak membuatnya pasif; sebaliknya, Roh justru mengaktifkan seluruh potensi dirinya. Passion, kreativitas, disiplin, dan ketekunan tidak berdiri berlawanan dengan ...

Sukarela, Namun Terarah

Gambar
Kamis, 19 Februari 2026 Sukarela, Namun Terarah Bacaan Alkitab : Keluaran 35 : 29           Keluaran 35:29 ini merupakan bagian dari rencana pemulihan Allah bagi bangsa Israel setelah dosa anak lembu emas. Allah memerintahkan bangsa Israel untuk membangun kemah suci dan merinci bahan-bahan serta cara pembuatannya. Keluaran 35:29 merupakan respons umat atas perintah Allah tentang pemberian persembahan yang bersifat sukarela dan dilaksanakan secara umum yaitu oleh semua orang. Dalam bagian ayat 29 ini ada dua hal yang menarik yaitu: pertama , Allah tetap menghendaki mereka memberi dengan antusias tetapi untuk tujuan yang benar. Setelah kisah tentang anak lembu emas. Ketika mereka memberi dengan antusias hanya untuk tujuan salah. (Kel. 32).   Kedua , melalui pernyataan Allah bahwa, “ membawa sesuatu untuk pekerjaan yang diperintahkan Tuhan... dengan perantaraan Musa..” artinya mereka memberi kepada Allah melalui Musa. Hal ini menunj...

Masih Dipakai oleh Tuhan

Gambar
Rabu 18 Februari 2026 Masih Dipakai oleh Tuhan Bacaan Alkitab : Keluaran 35:27–28 Setelah peristiwa tragis anak lembu emas, bangsa Israel berada dalam keadaan rohani yang rusak. Mereka telah gagal memelihara kekudusan, dan para pemimpin pun tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab atas kejatuhan itu. Di tengah konteks inilah, Keluaran 35:27–28 menjadi sangat bermakna. Ayat ini mencatat bahwa para pemimpin membawa permata dan bahan-bahan berharga untuk keperluan pakaian imam dan ibadah di Kemah Suci.Para pemimpin ini bukanlah orang biasa. Sejak keluar dari Mesir, mereka telah dipilih sebagai kepala suku dan pemegang otoritas atas umat (bdk. Kel. 18:21–26). Mereka adalah pengelola sumber daya dan penentu arah komunitas. Segala kekayaan yang mereka miliki sejatinya bukan milik pribadi, melainkan titipan Tuhan untuk dikelola demi kemuliaan-Nya. Karena itu, kegagalan rohani bangsa Israel dalam penyembahan anak lembu emas tidak bisa dilepaskan dari kegagalan kepemimpinan. Mereka...

Benang, Tangan, dan Panggilan Tuhan

Gambar
Selasa, 17 Februari 2026 Benang, Tangan, dan Panggilan Tuhan Bacaan Alkitab : Keluaran 35:2 5 –2 6 Keluaran 35:25–26 menampilkan gambaran yang sering luput dari sorotan para penafsir   yaitu perempuan-perempuan yang memintal benang dengan tangan mereka dan membawanya sebagai persembahan bagi Tuhan. Alkitab tidak mengecilkan peran perempuan dalam   komunitas Israel secara keseluruhan, seolah-olah mereka hanya “bagian kecil” dari umat. Sebaliknya,   Justru teks ini menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui peran-peran yang spesifik, kontekstual, dan sering kali tersembunyi—namun sangat penting. Dalam konteks ritual Timur Dekat Kuno , pekerjaan memintal dan menenun bukanlah aktivitas sepele. Itu adalah keterampilan bernilai tinggi, karena berkaitan langsung dengan simbol kekudusan, keindahan, dan ketertiban kosmis dalam ruang ibadah. Tabernakel bukan sekadar bangunan; ia adalah representasi kehadiran Allah. Maka benang ungu, kain halus, dan hasil tangan perempuan menjadi...

Persembahan bagi Allah

Gambar
Senin, 16 Februari 2026 Persembahan bagi Allah Bacaan Alkitab : Keluaran 35:24 Ayat ini merupakan bagian dari perikop yang menceritakan kerelaan bangsa Israel untuk terlibat dalam memberi persembahan khusus bagi pembangunan Kemah Suci. Dalam ayat ini disebutkan beberapa bahan, yaitu perak atau tembaga, serta kayu akasia (yang juga dikenal sebagai kayu penanga). Perak dan tembaga diperoleh bangsa Israel ketika mereka keluar dari Mesir. Pada masa itu, logam-logam tersebut merupakan barang yang berharga dan tidak mudah diperoleh. Sebaliknya, kayu akasia adalah kayu yang tumbuh secara alami dan cukup banyak dijumpai di wilayah sekitar padang gurun Sinai. Di sini kita melihat dua jenis bahan yang kontras: yang satu bernilai tinggi dan langka, yang lain umum dan tidak terlalu bernilai. Namun, ketika semua bahan itu dipersembahkan kepada Allah, nilainya menjadi sama di hadapan-Nya. Tidak ada bahan yang di nilai lebih tinggi atau lebih rendah. Semuanya dipadukan secara harmonis sesuai de...