Di Taman Getsemani

Sabtu, 22 Mei 2021
Di Taman Getsemani
Bacaan Alkitab : Matius 26:36-46

Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, renungan pagi hari ini terambil dari Matius 26:36-43. Saudara di dalam prikop ini dijelaskan bahwa setelah mengadakan perjamuan makan Kristus dan murid-muridNya pergi ke taman Getsemani. Di taman itu Kristus berdoa semalam-malaman. Saudara, dari Doa Kristus ini ada beberapa hal yang bisa kita pelajari, khususnya pada ayat 39, “Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Pertama, Kristus dengan jujur berdoa kepada Bapa
 Saudara, dari doa ini kita bisa melihat bahwa Kristus adalah manusia yang sejati. Ia menghadapi tekanan yang berat sama halnya dengan manusia yang lain. Ia pun dapat merasakan tekanan hidup sama seperti kita manusia pada umumnya. Karena itulah Ia berdoa kepada Bapa dengan jujur, Ia berkata “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku,…” Itupun yang harus kita lakukan, ketika kita berdoa. Kita harus jujur mengungkapkan perasaan dan keingian kita kepada kepada Bapa di dalam doa. 

Kedua, Kristus menyerahkan kehendakNya kepada Allah 
Hal kedua yang dapat kita pelajari dari doa Kristus adalah Kristus menyerahkan kehendakNya kepada Allah. Meskipun Ia mengungkapakan kehendakNya sebagai manusia sejati, namun Ia mengakhiri doanya dengan berkata menaklukkan kehendakNya kepada kehendak Tuhan. ia berkata : “tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Itulah yang harus kita lakukan sebagai orang percaya, kita harus menaklukkan kehendak kita di bawah kehendak Tuhan. 
 Saudara, apakah ada hal yang sedang saudara pergumulkan saat ini? Jika ada Marilah mengambil waktu sejenak untuk mendoakan hal tersebut. Berdolah agar Tuhan menyatakan kehendakNya. Dan juga memberikan saudara kemampuan untuk melakukanNya. Saudara, percayalah bahwa Tuhan sudah memberikan saudara kemampuan untuk mengerti kehendakNya dan melakukannya. -WELEM NOVI-

Kasih Kepada Allah Mendorong Kita Menaklukkan Kehendak Diri Di Bawah Kehendak Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali