Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

DOA KRISTIANI

Gambar
DOA KRISTIANIMATIUS 6 : 5
“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya." Mat. 6 : 5Selamat pagi saudara, bagaimana kabar saudara hari ini? Kami selalu percaya bahwa anugerah Allah senantiasa menanungi kita semua. Saudara, hari ini kita akan kembali merenungkan kebenaran Firman Tuhan dalam Mat. 6 : 5 tentang berdoa.Jika kita membaca Matius 6 : 5 – 14 secara keseluruhan maka kita dapat memahami konsep doa dalam kekristenan. Perikop ini diawali dengan kalimat, “apabila kamu berdoa…” menunjukkan bahwa sebagai murid Kristus maka kita seharusnya berdoa. Karena doa adalah nafas bagi kehidupan rohani kita. Yesus menekankan bahwa doa Kristiani adalah doa yang tidak dilakukan seperti orang-orang munafik – yang mengacu pada orang-orang Farisi dan ahli taurat -. Ada dua k…

UPAH KETULUSAN

Gambar
UPAH DARI KETULUSANMatius 6:4
Selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Puji Tuhan hari ini kita kembali berjumpa dalam program spiritual life, dimana kita akan bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang terambil dari Matius 6:4. Renungan hari ini merupakan kelanjutan ayat renungan kemarin,dimana kemarin kita sudah belajar bersama cara memberi sedekah yang benar. Dan hari ini berdasarkan ayat yang sudah kita baca bersama berisi mengenai janji yang diberikan kepada mereka yang tulus dan rendah hati dalam memberi sedekah. Mengapa Tuhan Yesus membahas mengenai upah dalam bagian ini? Karena orang Yahudi memiliki paradigama bahwa selalu ada upah dari setiap perbuatan baik. Itulah mengapa sebabnya mereka berpikir saat bangsa Israel mengalami pembuangan, itu bukan hanya disebabkan karena penyembahan berhala saja tapi karena mereka tidak memperhatikan orang miskin (Amos 2:6-7). Upah yang diinginkan oleh orang Yahudi di sini ialah ses…

KETULUSAN DALAM MEMBERI

Gambar
KETULUSAN DALAM MEMBERIMATIUS 6 : 2-3 Shalom, selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Senang bisa kembali berjumpa dalam program spiritual life untuk bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Renungan kita pagi ini terambil dari Matius 6:2-3. Saudara, dalam ayat-ayat ini kita diperingatkan terhadap bahaya kemunafikan dalam hal memberi sedekah. Peringatan yang diberikan kepada kita ini menandakan bahwa kemunafikan merupakan dosa. Untuk itu ada dua hal yang harus dipehatikan pada saat kita akan memberi sedekah, yaitu:
1.    Memberi dengan tulus. Memberi sedekah memang sebuah kewajiban bagi orang percaya. Tetapi hal ini menjadi salah jika dilakukan bukan atas dasar kepatuhan kepada Allah atau kasih kepada sesama, tapi dilakukan dengan tujuan kesombongan dan kemuliaan yang sia-sia. Bukan dengan belas kasihan terhadap orang yang kekurangan tetapi agar dipuji sebagai orang baik sehingga mendapat perhatian dan penghargaan orang lain. Dengan tujuan ini jugalah, orang munafik yang…

LAKUKAN UNTUK TUHAN

Gambar

MENJADI SEMPURNA

Gambar
MENJADI SEMPURNA“Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."(Matius 5:48)
Shalom saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, saya senang bisa kembali menjumpai saudara di akhir pekan ini. Dan kembali sebelum kita memulai aktivitas kita maka kita akan merenungkan Firman Tuhan terlebih dahulu.  Firman Tuhan yang menjadi dasar perenungan kita pada pagi hari ini terambil dari injil Matius 5:48. Saudara ada dua pelajaran penting yang dapat kita pelajari dari ayat ini,yaitu :
Pertama, Wajib melakukan Firman Tuhan dengan sempurnaDi dalam kalimat pertama dari ayat ini Kristus menyatakan bahwa “karena itu haruslah kamu sempurna”.Kata “sempurna” di dalam teks aslinya memiliki arti “utuh, sampai selesai, memenuhi semua kriteria, dan juga kudus”. Jadi maksud dari ayat ini adalah bahwa kita harus melakukan semua hal yang dituntut oleh hukum taurat secara sempurna. Konteks dari ayat ini adalah ajaran untuk mengasihi musuh. Kristus tahu ajaran i…

BERBUAT LEBIH

Gambar
Berbuat Lebih Matius 5:46-47

Selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Puji Tuhan hari ini kita kembali berjumpa dalam program spiritual life, dimana kita akan bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang terambil dari Matius 5:46-47. Renungan hari ini merupakan kelanjutan ayat renungan kemarin, masih sama membahas mengenai kasih kepada semua orang. Namun hari ini perenungan kita lebih membahas kasih melalui berbuat baik lebih banyak daripada orang lain. Ada 2 tindakan yang harus kita lakukan lebih banyak daripada orang lain:
1.Berbuat baik dengan tulus Dalam ayat 46 digambarkan mengenai pemungut cukai. Jika kita harus lebih baik daripada para ahli Taurat dan orang Farisi, maka kita harus jauh lebih baik lagi daripada para pemungut cukai. Para pemungut cukai bukanlah tokoh yang terkenal baik, namun mereka sangat bersyukur kepada orang-orang yang telah menolong mereka, dan bersikap ramah kepada orang-orang dimana mereka bergantung.…

MENGASIHI PEMBENCI

Gambar
Mengasihi PembenciMatius 5: 43-45

Shalom saudara yang terkasih, apa kabar saudara hari ini?
Kami senantiasa berharap saudara semua ada dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hari ini, kita akan kembali merenungkan ajaran Yesus melalui rangkaian khotbah di bukit. Dan pagi ini akan difokuskan pada ay. 43-45.
Mengasihi pembenci yang dimaksudkan Yesus tidak bertentangan dengan sikap Allah yang membenci musuh-musuhNya. Sebab manusia yang dibenci Allah adalah mereka yang menginjak-injak hukum Allah dan tidak bertobat serta berbalik dari jalan-jalan yang jahat. Kebencian yang Allah rasakan adalah kebencian yang murni atau angkara murka namun terbebas dari rasa dengki, dendam dan bahkan keinginan untuk membalas. Sehingga, meskipun Allah membenci namun tidak menghilangkan kesempatan bagi semua manusia (termasuk yang dibenci Allah) untuk bertobat dan percaya serta memperoleh kehidupan yang kekal bersamaNya.
Lalu apa maksud Yesus tentang mengasihi musuh? MaksudNya adalah mengasihi para pembenci k…

DERMAWAN

Gambar
Dermawan
Matius 5:42

Selamat pagi saudara yang terkasih dalam Tuhan. Puji Tuhan hari ini kita kembali berjumpa dalam program spiritual life, dimana kita akan bersama-sama merenungkan kebenaran Firman Tuhan. Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang terambil dari Matius 5:42. Sudah sangat jelas kita ketahui bahwa sebagai anak Tuhan kita tidak boleh menyakiti sesama. Namun dalam ayat yang kita baca hari ini, Firman Tuhan menegaskan lebih lagi bahkan kita harus berusaha sedapat mungkin untuk berbuat baik kepada sesama kita (bermurah hati). Bagaimana cara untuk kita berbuat baik/bermurah kepada sesama?
1.    Kita harus siap memberi
Dalam ayat 42a dikatakan bahwa “berilah kepada orang yang meminta kepadamu”. Bila kita memiliki kemampuan untuk membantu orang yang meminta kepada kita maka kita harus membantunya. Anggaplah permintaan orang tersebut sebagai kesempatan untuk kita memberikan derma. Saat kita menemui orang yang membutuhkan maka kita harus bersedia memberikannya. Namun perbuata…

DI LUAR BATAS

Gambar
Di Luar Batas Matius 5:41


Shalom saudara yang terkasih dalam Tuhan, puji Tuhan hari ini kita dapat kembali bertemu dalam program Spiritual Life untuk kembali merenungkan Firman Tuhan. Ayat perenungan kita hari ini terambil dari khotbah Yesus di bukit khususnya dalam Matius 5:41. Di dalam bagian ini kita akan membahas bagaimana Yesus menunjukkan bahwa orang percaya harus bersikap sabar dan melakukan setiap tanggung jawab yang diminta dengan sungguh-sungguh.
Konteks budaya pada masa itu ialah banyak orang Yahudi yang bekerja sebagai pengangkat ransel tentara Romawi. Mereka membawa semua peralatan atau perlengkapan dari tentara yang mereka layani dan mengikuti ke manapun si tentara berjalan. Berat ransel itu sendiri dapat mencapai 50 kg dengan jarak perjalanan sejauh 1,5 km. Pekerjaan ini tentunya sangat melelahkan dan menyiksa. Guru-guru Yahudi mengajarkan bahwa sebagai orang bijak mereka tidak boleh ditekan oleh para pejabat atau raja dan harus melawan perintah tersebut.  Namun, Yesus tida…

MENGAMPUNI PEMBENCI

Gambar
MENGAMPUNI PEMBENCI“Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.”(Matius 5:39)

Shalom selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan, senang rasanya bisa Kembali menjumpai saudara di hari pertama dalam minggu ini dalam acara renungan pagi spiritual life. Dan Kembali sebelum kita memulai aktifitas kita, maka kita akan bersama-sama merenungkan Firman Tuhan terlebih dahulu. Dan Firman Tuhan yang menjadi dasar perenungan kita hari ini terambil dari Matius 5:39.Saudara di dalam ayat ini Kristus menasehatkan kita bagaimana caranya kita berhadapan dengan orang yang membenci atau berusaha menyakiti kita. Setidaknya ada dua cara yangbisa kita pelajari dari ayat ini, tentang bagaimana kita bersikap sebagai murid kristus ketika kita diperhadapkan dengan orang-orang yang membenci atau yang berusaha untuk menyakiti kita, yaitu : Pertama, jangan main hakim sendiriHal pertama yanghar…