DISIPLIN MAKAN

 

DISIPLIN MAKAN

MATIUS 6 : 11


Shallom… Selamat pagi saudara! Bagaimana kabar saudara hari ini?

Kami senantiasa berharap bahwa kasih Allah senantiasa menaungi saudara sekalian. Hari ini kita akan kembali merenungkan kebenaran Firman Tuhan yang akan diambil dari Mat. 6 : 11 dan saya beri judul disiplin makan.

“Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” Merupakan salah satu bagian dalam doa Bapa kami yang berisi permohonan seseorang kepada Allah. Mari kita perhatikan tiga hal dalam ayat ini. Pertama, bergantunglah pada Allah. Kata “berikanlah” bukan merupakan kata yang menyangkali keharusan manusia untuk bekerja untuk mencari nafkahnya. Permohonan ini adalah pengakuan bahwa pada akhirnya kita bergantung secara mutlak kepada kasih karunia Allah termasuk dalam hal makanan. Yesus ingin menyadarkan hati pengikut-Nya untuk selalu bergantung kepada Allah.

Kedua, berdoalah setiap hari. Kata “pada hari ini” menekankan bahwa doa yang sedang kita naikkan adalah permohonan untuk hari ini dan bukan untuk masa depan yang jauh. Seperti dikatakan A.M. Hunter: “Jika diucapkan pagi hari, maka maksudnya ialah untuk memohon makanan pada hari yang baru dimulai ini. Jika  diucapkan sore hari, maksudnya mendoakan makanan untuk keesokan harinya.” Sehingga, hal ini berarti bahwa kita seharusnya hidup hari demi hari, (atau hari lepas hari) dengan senantiasa bergantung pada Allah melalui doa-doa kita setiap hari.

Ketiga, disiplin dalam hal makan. Kata “secukupnya” menekankan pada tidak berlebihan atau sesuai dengan yang diperlukan oleh tubuh. Bagi masyarakat yang tinggal dinegara yang kaya, beradab dan nyaman serta memiliki banyak kesempatan untuk menjadi “rakus” dan “tidak terkendali” terhadap makanan, maka makan adalah sarana untuk mendisiplin diri. “Secukupnya” juga memiliki pengertian tidak hanya memperhatikan apa yang di makan tetapi juga tidak makan secara sembarangan. Karena tubuh kita adalah bait Allah sehingga sudah seharusnya kita menjaganya dengan menguasai diri dengan baik ketika makan.

Saudara, melalui perenungan kita pada pagi hari ini Allah mengingatkan kita bahwa kita seharusnya bergantung pada Allah setiap hari termasuk dalam hal makan. Dan Ia juga memperingatkan kita bahwa ketika kita hidup dalam limpahan anugerahNya, tetaplah kuasai diri sedemikian rupa. Sehingga, cara kita menikmati berkat Allah dapat menjadi berkat bagi sesama kita. Tuhan Yesus memberkati! - THELIE HERLINA -

 

Makanan adalah Sarana Allah

untuk Mendisiplin Batin dan Tubuh Orang Percaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali