Setia dalam Hal Yang Tuhan Percayakan
Setia dalam Hal Yang Tuhan Percayakan
Bacaan Alkitab : Bilangan 3:14-20
Bilangan 3:14–20 mencatat sensus keluarga Lewi yang terdiri dari tiga
kelompok besar: Gerson, Kehat, dan Merari. Bilangan 3:14–20 mencatat bahwa suku
Lewi terdiri dari tiga kelompok keluarga besar: Gerson, Kehat, dan Merari.
Dalam bagian-bagian selanjutnya, kita melihat bahwa masing-masing kelompok
menerima tanggung jawab yang berbeda dalam pelayanan Kemah Suci. Perbedaan
tugas tersebut menunjukkan bahwa pelayanan umat Allah melibatkan berbagai
tanggung jawab yang tidak semuanya sama. Tidak ada yang mengerjakan seluruh
pekerjaan. Masing-masing memiliki peran yang telah ditetapkan Allah. Bilangan 3
menunjukkan setiap keluarga Lewi memiliki tugas yang berbeda, semuanya
merupakan bagian dari pelayanan yang dipercayakan kepada suku Lewi. Ada tugas
yang tampak lebih menonjol, ada pula yang terlihat biasa. Namun Allah tidak
mengukur pelayanan berdasarkan sorotan manusia, melainkan berdasarkan kesetiaan
orang yang menjalankannya.
Sering kali kita tergoda membandingkan pelayanan kita
dengan orang lain. Kita menganggap pelayanan yang berada di depan umum lebih
penting daripada pekerjaan yang dilakukan di balik layar. Akibatnya, kita mulai
merasa kecil, tidak dihargai, atau bahkan iri terhadap mereka yang lebih
terlihat. Padahal cara pandang Tuhan berbeda. Bagi-Nya, kesetiaan lebih
berharga daripada popularitas. Seseorang yang dengan tekun mendoakan gereja,
menyambut jemaat, membersihkan ruangan, mengurus administrasi, atau membantu tanpa
diketahui banyak orang tetap sedang melayani Tuhan. Mungkin tidak banyak yang
memperhatikan, tetapi Tuhan melihat semuanya. Tidak ada pelayanan yang terlalu
kecil jika dilakukan bagi Dia. Bilangan 3 mengingatkan bahwa pelayanan umat
Allah memiliki keteraturan dan pembagian tanggung jawab. Karena itu, kita dapat
belajar menerima tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita tanpa harus terus
membandingkannya dengan tugas orang lain. Ia tidak pernah salah menempatkan
seseorang. Ketika Tuhan memberikan tanggung jawab tertentu, Ia tidak meminta
kita menjadi orang lain. Ia hanya meminta kita setia pada bagian yang
dipercayakan kepada kita. Hari ini, mungkin tugas yang Tuhan berikan kepada
kita tidak terlihat besar atau menonjol. Namun jangan meremehkannya. Dalam
kerajaan Allah, nilai pelayanan tidak ditentukan oleh seberapa banyak orang
mengenal nama kita, tetapi oleh seberapa setia kita menjalankan kehendak-Nya.
Saudara,
apakah kita pernah merasa pelayanan kita kurang berarti karena membandingkannya
dengan pelayanan orang lain? Biarlah
kiranya kita tidak mengukur nilai pelayanan dari
seberapa besar panggungnya atau seberapa banyak apresiasi yang diterima.
Kiranya Tuhan memberikan hati yang rendah, setia, dan penuh sukacita untuk
mengerjakan bagian yang telah dipercayakan-Nya kepada kita. Sebab pada
akhirnya, yang dicari Tuhan bukanlah pelayan yang paling terkenal, melainkan
pelayan yang tetap setia sampai akhir dalam menjalankan tugas yang
diberikan-Nya. (FS)

Komentar
Posting Komentar