Ada Tanggung Jawab Setelah Pembebasan
Ada Tanggung Jawab Setelah Pembebasan
Bacaan Alkitab : Bilangan 1:1-4
Bilangan 1:1–4
memperlihatkan bahwa perjalanan Israel tidak langsung dilanjutkan begitu saja.
Tuhan terlebih dahulu memerintahkan Musa untuk menghitung seluruh umat Israel,
khususnya laki-laki yang berusia dua puluh tahun ke atas dan sanggup berperang.
Tuhan sedang menata Israel sebagai umat yang akan melanjutkan perjalanan menuju
tanah yang dijanjikan. Dalam persiapan itu, Tuhan juga menetapkan kepala-kepala
suku yang akan memimpin kaum mereka. Jadi, yang kita lihat di bagian awal kitab
ini bukan sekadar pendataan jumlah orang, tetapi bagaimana Tuhan menata
umat-Nya sebelum mereka melanjutkan perjalanan. Ada orang-orang yang harus
mengambil tanggung jawab dan ada kehidupan bersama yang perlu dipersiapkan.
Apa yang dilakukan
Tuhan kepada Israel menunjukkan bahwa pembebasan dari Mesir bukanlah akhir dari
karya Tuhan atas mereka. Setelah membebaskan mereka, Tuhan membawa mereka masuk
ke dalam kehidupan sebagai umat-Nya. Karena itu, mereka perlu ditata, dipersiapkan,
dan diberi tanggung jawab untuk menjalani perjalanan yang ada di depan mereka.
Mereka tidak hanya dipanggil untuk keluar dari Mesir, tetapi juga untuk
menjalani kehidupan sebagai umat yang telah dibebaskan oleh Tuhan. Pembebasan
itu kemudian diikuti dengan penataan kehidupan, sehingga mereka dapat menjalani
perjalanan tersebut dengan arah dan tanggung jawab.
Dalam terang iman
Kristen, kita dapat melihat prinsip yang serupa dalam kehidupan orang percaya.
Keselamatan bukan hanya tentang dibebaskan dari kehidupan yang lama, tetapi
juga tentang bagaimana kita menjalani kehidupan yang baru. Karena itu, ada
bagian-bagian dalam kehidupan kita yang perlu ditata, tanggung jawab yang perlu
dijalankan, dan keputusan yang perlu dipikirkan dengan sungguh-sungguh di
hadapan Tuhan. Jangan sampai kita sudah menerima keselamatan, tetapi masih
membiarkan kehidupan kita berjalan tanpa arah dan tanggung jawab. Anugerah yang
kita terima seharusnya mendorong kita untuk semakin serius menata kehidupan
kita sesuai dengan kehendak Tuhan.
Saudara, bagian
mana dari kehidupan kita yang saat ini perlu kita tata kembali di hadapan
Tuhan? Ketahuilah, Tuhan telah menyelamatkan kita bukan supaya kita hidup tanpa
arah, tetapi supaya kita menjalani kehidupan baru dengan tertib, bertanggung
jawab, dan setia kepada-Nya. (RT)
Komentar
Posting Komentar