Sudah Sembuh Benar
Sudah Sembuh Benar
Bacaan Alkitab : Imamat 13 : 18-23
Imamat 13:18-23 memperlihatkan bagaimana Allah memerintahkan imam memeriksa bekas bisul dengan teliti untuk
memastikan apakah penyakit itu masih aktif atau hanya meninggalkan bekas luka
biasa. Bekas bisul yang kembali menunjukkan tanda-tanda aneh harus diperhatikan
dengan serius. Ayat 20-22 menunjukkan
bahwa imam harus teliti membedakan apakah penyakit itu benar-benar aktif atau
hanya bekas luka biasa. Karena akan ada tindakan yang harus diberikan apabila
ternyata penyakit tersebut benar-benar aktif dan membahayakan. Namun ayat 23
memberi harapan bahwa tidak semua bekas luka berarti kenajisan. Jika bercak itu
tidak menyebar, imam dapat menyatakan orang itu tahir.
Secara rohani, bagian ayat-ayat ini mengajarkan bahwa tidak semua luka
yang terlihat tertutup benar-benar pulih sepenuhnya. Ada luka hati, kepahitan,
dosa lama, atau kebiasaan buruk yang tampak sudah selesai, tetapi diam-diam
masih hidup di dalam diri seseorang. Tuhan tidak hanya melihat permukaan,
tetapi juga kondisi hati yang tersembunyi.
Ini menggambarkan pentingnya kepekaan rohani dalam menilai hidup kita.
Kadang seseorang terlihat baik-baik saja di luar, tetapi sebenarnya sedang
mengalami kerusakan di dalam.. Sebagai sebuah gambaran rohani, kita dapat
belajar bahwa dosa yang tidak dibereskan sering kali dapat menyebarkan
kerusakan yang semakin luas bagi kehidupan rohani seseorang, sebagaimana
penyakit kulit yang terus menyebar perlu mendapat perhatian serius. Karena itu,
Tuhan tidak ingin umat-Nya hidup dalam kepalsuan rohani. Ia memanggil kita
untuk datang kepada-Nya dengan kejujuran agar setiap “penyakit hati” dipulihkan
sebelum menjadi lebih parah. Tuhan juga adalah Allah yang memulihkan. Luka masa
lalu tidak harus menentukan masa depan seseorang. Ketika seseorang
sungguh-sungguh datang kepada Tuhan, Ia sanggup menyembuhkan, memulihkan, dan
menjadikan hidup itu bersih kembali. Bekas luka mungkin tetap ada sebagai
pengingat, tetapi anugerah Tuhan mampu menghentikan penyebaran dosa dan
memulihkan hati yang hancur sehingga hari kita menjadi sembuh benar. Luka yang diserahkan kepada Tuhan bisa menjadi kesaksian, tetapi luka
yang disembunyikan bisa menjadi kehancuran.
Saudara bagaimana dengan kita disaat ini? Apakah masih ada yang kita
sembunyikan dari Tuhan? Luka sekecil apapun apabila kita tutupi tidak akan
sembuh, walau kita anggap sudah sembuh. Tetapi ketika kita serahkan pada Tuhan,
luka itu sudah sembuh benar. (SH)

Komentar
Posting Komentar