Sampai Matahari Terbenam
Sampai Matahari Terbenam
Dalam bagian Firman Tuhan yang kita baca, Tuhan memberikan
peringatan mengenai bangkai binatang tahir yang apabila disentuh, dibawa, atau
dimakan akan menyebabkan seseorang menjadi najis sampai matahari terbenam.
Ketetapan “sampai matahari terbenam” muncul berulang kali
dalam hukum taurat dan bagian ayat yang kita baca hari ini adalah salah
satunya. Dalam pemahaman Yahudi hari dimulai saat matahari terbenam, bukan
tengah malam seperti sistem modern. Dasarnya berasal dari pola penciptaan :
“Jadilah petang dan jadilah pagi ...” (Kej. 1). Karena itu matahari terbenam
menandai transisi menuju hari yang baru dan kenajisan ritual tidak berlangsung
selamanya. Pada waktu jeda sampai petang, Allah memerintahkan “...mencuci pakaian...”
artinya ada proses ritual pemurnian yang berlangsung antara jeda waktu
tersebut. Namun penting dipahami bahwa jeda itu bukan selalu berarti ada
upacara besar sepanjang hari, tetapi suatu masa transisi ritual sebelum
seseorang dipulihkan menjadi tahir kembali. Dalam hukum taurat, ritual
pemurniaan melibatkan tindakan penyucian dan masa penantian sebelum seseorang dinyatakan tahir
kembali. Dengan demikian tindakan ritual dilakukan terlebih dahulu, kemudian
ada masa tunggu sampai hari berakhir. Dengan kata lain, pemurnian tidak
dianggap instan sebab diperlukan proses pemulihan sebelum seseorang dinyatakan
tahir dan dapat kembali mengikuti kehidupan ibadah umat Allah. Dalam hukum
Taurat, pemurnian ritual melibatkan tindakan penyucian dan masa penantian
sebelum seseorang dinyatakan tahir kembali.
Saudara-saudara, dunia yang kita
jalani setiap hari penuh dengan dosa, godaan, dan hal-hal yang dapat mencemari
hati kita. Jika tidak ada pertobatan maka tanpa disadari, hati dapat menjadi
dingin, doa mulai melemah, dan hubungan dengan Tuhan perlahan menjauh. Namun
Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa Allah tidak pernah menutup jalan
pemulihan bagi umat-Nya. Sebagaimana matahari terbenam menandai datangnya hari
yang baru, demikian pula Tuhan sanggup memulihkan dan memperbarui hidup setiap
orang yang datang kepada-Nya dengan pertobatan. Di dalam Yesus Kristus ada pengampunan bagi yang jatuh,
kekuatan bagi yang lemah, dan pemulihan bagi hati yang tercemar oleh dosa.
Karena itu, jangan biarkan dosa tinggal dan menguasai hidup kita. Datanglah
kepada Tuhan, izinkan Dia menyucikan dan memperbarui hati kita, sehingga hidup
kita kembali dipenuhi damai dan kerinduan untuk hidup kudus di hadapan-Nya.
Pertanyaan : Apakah ada dosa atau kompromi yang selama
ini saya biarkan tinggal dalam hidup saya? Jika ada. Mari datang kepada Allah
untuk mengakuinya dan mintalah Roh Kudus untuk memulihkan dan meneguhkan
kembali komitmen kita untuk hidup kudus bagi-Nya. (TH)

Komentar
Posting Komentar