Ibadah Bukan Hanya Soal Hati
Ibadah Bukan Hanya Soal Hati
Saudara,
dalam bacaan ayat ini diceritakan mengenai Musa yang mengajarkan Bangsa Israel
mengenai peraturan bagi mereka yang akan melayani Allah di dalam kemah suciNya
. Di dalam konteks sejarah seperti yang kita ketahui bersama Bangsa Israel baru
saja keluar dari perbudakan di Mesir, sebuah kondisi dimana Bangsa Israel bukan
hanya diberikan pengetahuan baru mengenai hukum, tetapi Bangsa Israel juga
perlu untuk mengetahui peraturan-peraturan peribadatan . Terlebih lagi untuk
memaknai peribadatan tersebut dengan
baik. Oleh karena itu penting bagi Allah melalui Musa selain membentuk mentalitas Bangsa Israel,
juga menumbuhkan pengetahuan agar mereka bisa menjadi bangsa yang hidup bukan
hanya mengerti bagaimana dapat berhubungan dengan sesama manusia, tetapi juga
dapat berhubungan dengan pemaknaan yang benar dengan Allah.
Dari
Keluaran 39 : 1-5 ,Musa menuliskan tentang bahan-bahan yang digunakan dalam
pembuatan pakaian imam yang melayani Allah di dalam kemah suciNya. Tulisan ini
merupakan penegasan perintah yang Musa terima dari Allah sendiri, dengan
kata-kata “ Seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa “ sebanyak 2 x
pernyataan. Hal ini menegaskan betapa pentingnya hal tersebut walau bagi
sebagian besar orang, bahan dan kelengkapan pakaian imam bukanlah sesuatu yang
sangat penting. Namun bagi Allah, persiapan dalam hal melayaniNya merupakan hal
penting yang harus sangat diperhatikan bagi mereka yang dipilih dalam
perkenananNya.
Karena
ibadah bukan hanya soal hati, tetapi juga tentang kesungguhan dan kualitas
dalam mempersembahkan yang terbaik. Seringkali sebagai pelayan di bait kudus Allah tanpa
sadar kita hanya menekankan aspek hati yang rindu untuk melayani, dengan
mengabaikan aspek persiapan sebagai bagian dari kesungguhan dan kualitas dalam
melayani Allah. Bagaimana dengan kita pada masa kini? Bagaimana kah kehidupan
pelayanan kita? Saudara melalui renungan pada pagi hari ini kita diingatkan
kalau kita harus selalu mempersiapkan diri kita dalam menghadapi pelayanan kita
di bait kudusNya Allah. (SH)

Komentar
Posting Komentar