Ibadah Bukan Hanya Soal Hati

Senin, 16 Maret 2026
Ibadah Bukan Hanya Soal Hati 
Bacaan Alkitab : Keluaran 39 : 1-5

Saudara, dalam bacaan ayat ini diceritakan mengenai Musa yang mengajarkan Bangsa Israel mengenai peraturan bagi mereka yang akan melayani Allah di dalam kemah suciNya . Di dalam konteks sejarah seperti yang kita ketahui bersama Bangsa Israel baru saja keluar dari perbudakan di Mesir, sebuah kondisi dimana Bangsa Israel bukan hanya diberikan pengetahuan baru mengenai hukum, tetapi Bangsa Israel juga perlu untuk mengetahui peraturan-peraturan peribadatan . Terlebih lagi untuk memaknai peribadatan  tersebut dengan baik. Oleh karena itu penting bagi Allah melalui Musa  selain membentuk mentalitas Bangsa Israel, juga menumbuhkan pengetahuan agar mereka bisa menjadi bangsa yang hidup bukan hanya mengerti bagaimana dapat berhubungan dengan sesama manusia, tetapi juga dapat berhubungan dengan pemaknaan yang benar dengan Allah.

Dari Keluaran 39 : 1-5 ,Musa menuliskan tentang bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pakaian imam yang melayani Allah di dalam kemah suciNya. Tulisan ini merupakan penegasan perintah yang Musa terima dari Allah sendiri, dengan kata-kata “ Seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa “ sebanyak 2 x pernyataan. Hal ini menegaskan betapa pentingnya hal tersebut walau bagi sebagian besar orang, bahan dan kelengkapan pakaian imam bukanlah sesuatu yang sangat penting. Namun bagi Allah, persiapan dalam hal melayaniNya merupakan hal penting yang harus sangat diperhatikan bagi mereka yang dipilih dalam perkenananNya.

Karena ibadah bukan hanya soal hati, tetapi juga tentang kesungguhan dan kualitas dalam mempersembahkan yang terbaik. Seringkali sebagai pelayan di bait kudus Allah tanpa sadar kita hanya menekankan aspek hati yang rindu untuk melayani, dengan mengabaikan aspek persiapan sebagai bagian dari kesungguhan dan kualitas dalam melayani Allah. Bagaimana dengan kita pada masa kini? Bagaimana kah kehidupan pelayanan kita? Saudara melalui renungan pada pagi hari ini kita diingatkan kalau kita harus selalu mempersiapkan diri kita dalam menghadapi pelayanan kita di bait kudusNya Allah. (SH)

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghormati Allah dalam Penderitaan

Pengalaman Rohani Bersama Allah

Yesus Disalibkan