Melayani Dengan Setia, Ibadah Terpelihara
Melayani Dengan Setia, Ibadah Terpelihara
Bacaan Alkitab : Bilangan 3 : 21-26
Bilangan
3:21–26 menjelaskan pengaturan tugas kaum Gerson, salah satu kelompok suku
Lewi, yang berkemah di sebelah barat Kemah Suci. Mereka bertanggung jawab atas
pemeliharaan Kemah Suci. Pemeliharaan ini
dibagi menjadi tiga bagian, yaitu struktur bangunan, kain-kain kemah, serta
perabot dan perlengkapan ibadah. Kaum Gerson bertugas memelihara kain-kain
kemah dan perlengkapan yang berkaitan dengannya. Tugas ini mencakup pemasangan,
pembongkaran, perbaikan jika ada kerusakan, serta pengangkutan perlengkapan
tersebut ketika bangsa Israel melanjutkan perjalanan.
Saudara, pengaturan ini merupakan cara Allah memastikan agar ibadah tetap berlangsung dengan baik selama perjalanan bangsa Israel menuju Tanah Perjanjian. Kesibukan dan kerepotan dalam perjalanan tidak menjadi alasan untuk mengabaikan ibadah kepada Allah. Oleh karena itu, Allah mengatur pemeliharaan dan pengelolaan perlengkapan Kemah Suci melalui kaum Lewi secara teratur dan tertib. Tugas pelayanan ini diberikan oleh Allah kepada kaum Gerson, bukan dipilih sendiri oleh mereka. Semua diatur sedemikian rupa agar bangsa Israel dapat terus beribadah dalam perjalanan mereka menunju Tanah Perjanjian, mengingatkan mereka untuk senantiasa hidup bergantung pada pemeliharaan Allah sampai mereka tiba di Tanah Perjanjian.
Saudara,
demikian juga dengan kita sebagai umat Allah. Masing-masing dari kita telah
menerima karunia rohani untuk melayani gereja Tuhan. Allah menempatkan kita
dalam berbagai bidang pelayanan secara khusus, sesuai dengan karunia yang
diberikan-Nya. Setiap pelayanan, meskipun berbeda tugas dan tanggung jawabnya,
merupakan bagian dari satu kesatuan ibadah kepada Allah. Sama seperti bangsa
Israel yang telah keluar dari Mesir, kita yang telah diselamatkan dari
kehidupan berdosa juga sedang menjalani perjalanan iman menuju penggenapan
keselamatan yang Allah janjikan. Karena itu, ditengah kesibukan dan kerepotan
hidup kita, jangan sampai mengabaikan tugas pelayanan kepada Allah. Sebaliknya,
di tengah berbagai tanggung jawab kehidupan, tetaplah setia menunaikan tugas
pelayanan yang telah dipercayakan kepada kita. Tunaikanlah tugas tersebut
dengan sungguh-sungguh agar gereja Tuhan dapat beribadah dan menyembah-Nya
dengan baik dan benar.
Refleksi
: Di tengah
berbagai tanggung jawab kehidupan, apakah masih tetap setia menunaikan tugas
pelayanan yang telah dipercayakan kepada kita?

Komentar
Posting Komentar