Bertumbuh untuk Bertanggung Jawab
Bertumbuh untuk Bertanggung Jawab
Bacaan Alkitab : Bilangan 1:20–25
Musa mulai menghitung orang-orang Israel yang memenuhi ketentuan untuk tugas yang sedang dipersiapkan. Mereka adalah laki-laki Israel yang berusia dua puluh tahun ke atas dan yang dapat berperang. Mereka kemudian dihitung satu per satu menurut suku, kaum, dan keluarga mereka. Pendataan ini menunjukkan bahwa dalam perjalanan umat Allah terdapat orang-orang yang telah mencapai tahap kehidupan untuk memikul tanggung jawab tertentu. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari umat, tetapi dipersiapkan untuk mengambil bagian dalam tugas yang lebih besar bagi kehidupan bangsa mereka. Dengan demikian, masa persiapan Israel juga merupakan masa ketika mereka dipersiapkan untuk bertumbuh menuju tanggung jawab.
Saudara, perjalanan Israel dari Gunung Sinai menuju tanah yang dijanjikan Tuhan, tidak akan selalu mudah karena Israel akan menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, Tuhan memerintahkan Musa menghitung laki-laki berusia dua puluh tahun ke atas yang dapat berperang. Usia dua puluh tahun dalam teks ini merupakan batas usia yang ditetapkan untuk mereka yang dihitung dalam sensus militer. Dari bagian ini kita dapat merefleksikan bahwa pertumbuhan dan kedewasaan seharusnya membawa seseorang kepada kesiapan untuk memikul tanggung jawab. Masa persiapan yang diberikan Allah kepada kita seharusnya membentuk kita menjadi pribadi yang siap memikul tanggung jawab. Israel sedang bergerak menuju masa depan yang membutuhkan keterlibatan, dan orang-orang yang memenuhi kriteria tersebut dihitung untuk menjalankan tanggung jawabnya. Dengan demikian, kedewasaan dalam kehidupan umat Allah seharusnya membawa seseorang dari sekadar menjadi penerima menjadi pribadi yang siap memikul tanggung jawab.
Kehidupan kita juga memiliki masa-masa persiapan. Anak belajar sebelum menerima tanggung jawab yang lebih besar, seseorang belajar sebelum dipercaya mengerjakan tugas tertentu, dan seorang remaja bertumbuh sebelum secara bertahap memikul tanggung jawab sebagai orang dewasa. Karena itu, pertanyaan pentingnya bukan hanya, “Berapa lama saya sudah hidup?”, tetapi “Apakah pertumbuhan saya menghasilkan kesiapan untuk bertanggung jawab?” Bertambah usia seharusnya membawa pertambahan tanggung jawab, bukan hanya pertambahan keinginan untuk dilayani. Dalam keluarga, gereja, pekerjaan, dan komunitas, kita dipanggil untuk bertumbuh sehingga semakin dapat dipercaya, semakin siap melayani, dan semakin peduli terhadap kepentingan orang lain. Masa persiapan yang Allah berikan kepada kita seharusnya membentuk kita menjadi pribadi yang ketika tanggung jawab. Sebab kedewasaan bukan sekadar bertambahnya usia, tetapi bertambahnya kesiapan untuk memikul tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita.
Saudara, dalam hal apa saya
mengalami pertumbuhan yang membuat saya semakin mampu dipercaya? Jangan hanya
bertumbuh dalam usia; bertumbuhlah dalam tanggung jawab, bertambah usia belum
tentu berarti bertambah dewasa; kedewasaan terlihat ketika kita semakin siap
memikul tanggung jawab. (TH)
Komentar
Posting Komentar