Setia Melayani di Tengah Tantangan

Rabu, 27 Mei 2026
Setia Melayani di Tengah Tantangan
Bacaan Alkitab : Im. 10:12-15


Dalam bagian ini, dituliskan bagaimana Musa kembali mengingatkan tentang ritual ibadah yang harus dilakukan oleh para Imam sesuai ketetapan Allah. Musa memerintahkan mereka untuk mengambil kurban sajian yang tersisa dari segala kurban kurban oleh api bagi Tuhan dan memakannya sebagai roti yang tidak beragi di samping mezbah. Harun dan anak-anaknya diperintahkan untuk makan di suatu tempat yang kudus termasuk persembahan unjukkan dan paha persembahan khusus.

Musa mengingatkan ketetapan tersebut sebab Harun sedang berada dalam keadaan berduka atas kematian Nadab dan Abihu karena menerima hukuman dari Allah. Musa melihat bahwa mungkin saja pelayanan imam dapat terhenti sehingga Ia kembali menegakkan ritme ibadah agar tragedi tidak berubah menjadi kelalaian rohani yang lebih luas. Beberapa ahli PL menjelaskan bahwa ay. 12-13 menegaskan kembali tugas istimewa imam yaitu menjaga kesinambungan ibadah. Artinya, pelayanan Imam tidak boleh berhenti dan tugas Imam tidak dapat digantikan oleh siapa pun. Dengan demikian, meskipun para Imam sedang berduka, namun mereka tetap dipanggil menjalankan tanggung jawab pelayanan mereka di hadapan Tuhan.  

Saudara, dalam pelayanan Tuhan kerap mengizinkan tantangan datang—baik dari luar seperti konflik dan tekanan ekspektasi, maupun dari dalam seperti duka, sakit, dan kelelahan rohani. Pergumulan memang dapat melemahkan seseorang, tetapi Tuhan memanggil kita untuk tetap setia sambil terus bergantung pada kekuatan-Nya. Hal ini tidak berarti kita mengabaikan pergumulan pribadi, melainkan untuk tetap setia tanpa membiarkan pergumulan menghentikan panggilan. Komitmen pelayanan adalah janji di hadapan Tuhan; karena itu, pelayanan tidak ditentukan oleh mood, tetapi oleh kesadaran bahwa Tuhan telah mempercayakan tugas tersebut. Ketika tantangan datang, pilihan pelayan Tuhan adalah tetap setia, sebab pelayanan adalah panggilan, bukan perasaan.

Pertanyaan : Tantangan apa yang paling sering melemahkan konsistensi pelayanan saya? Mari berdoa dan mintalah Roh Kudus untuk menolong saudara menemukan tantangan – tantangan yang melemahkan komitmen saudara dalam pelayanan. Lalu, mintalah Roh Kudus untuk memberikan kekuatan untuk menghadapi tantangan dan melimpahkan kekuatan sehingga tetap dapat melakukan pelayanan dengan baik meski sedang menghadapi tantangan. (TH)

Komentar