Semua Orang Dipanggil untuk Melayani
Semua Orang Dipanggil untuk Melayani
Saudara, di dalam ayat yang kita baca dijelaskan
bahwa peringatan tentang tulah yang sebelumnya disampaikan oleh Tuhan terjadi
atas Mesir. Tuhan memerintahkan Musa dan Harun untuk mengubah air di seluruh
Mesir menjadi darah. Air yang berubah bukan hanya di sungai Nil tapi juga di
kanal, kolam dan wadah-wadah air. Sungai Nil yang sebelumnya adalah sumber
utama kehidupan di Mesir baik untuk minum, irigasi pertanian maupun ekosistem
perikanan kini menjadi lumpuh total. Ikan-ikan mati, sungai berbau busuk dan
semua orang kehilangan sumber air bersih. Peristiwa ini terjadi tepat di
hadapan Firaun dan para pegawainya.
Tulah pertama yang terjadi dalam ayat ini bukan
hanya sedang mendemonstrasikan kuasa Allah, tapi juga sebuah pesan mendalam
tentang bagaimana Tuhan bekerja melalui manusia. Selama ini bangsa Israel sudah
menjadi budak selama ratusan tahun sehingga mereka kehilangan identitas dan
jati diri mereka. Dengan melibatkan salah satu dari mereka yaitu Musa dan Harun
maka secara psikologis Tuhan ingin membangkitkan kembali kepercayaan diri dan
harapan mereka. Tuhan ingin bangsa Israel mengerti bahwa mereka bukanlah objek
penderita dan lemah tapi bersama Tuhan mereka dapat menghadapi raja terkuat
saat itu. Prinsip ini juga berlanjut di seluruh kisah di dalam Alkitab di mana
Tuhan melibatkan manusia untuk melakukan karya-Nya seperti para hakim, raja,
nabi dan rasul-rasul yang melayani Tuhan.
Seperti Tuhan yang memilih Musa dan Harun, saat ini
pun Tuhan masih memilih manusia untuk berpartisipasi dalam rencana-Nya. Tuhan
menginginkan orang percaya terlibat dalam pekerjaan Tuhan baik di gereja,
tempat kerja, keluarga atau komunitas. Meskipun mungkin sebagai manusia, kita
memiliki berbagai kekurangan tapi Tuhan ingin menyatakan kuasa dan kasih
karunia-Nya melalui kelemahan kita. Setiap kekurangan kita justru dapat menjadi
kesempatan bagi Tuhan untuk bekerja, sehingga kita dan orang lain semakin
mengenal kemuliaan-Nya. Oleh sebab itu, mari kita menyiapkan diri kita untuk
terlibat dalam pelayanan.
Saudara, apakah
saat ini saudara sudah terlibat dalam pelayanan? Jika belum. Maka mari datang
kepada Tuhan di dalam doa. Kiranya Tuhan membimbing kita untuk menyadari bahwa
Dia ingin memilih kita untuk berpartisipasi dalam rencana-Nya. Jika kita sudan
melayani maka kiranya Tuhan memberikan kita kekuatan untuk setia dalam
pelayanan tersebut. (MS)
Komentar
Posting Komentar