Peringatan Tuhan

Kamis, 13 Maret 2025
Peringatan Tuhan 
Bacaan Alkitab : Keluaran 7: 14-18


          Saudara, setelah beberapa peringatan Allah berikan kepada Firaun mengenai hukuman atas Mesir pada akhirnya Allah melaksanakan hukuman-Nya. Dalam bagian tulah pertama yaitu air menjadi darah ini, Allah kembali memerintahkan Musa untuk bertemu secara langsung dengan Firaun di tepi sungai nil pada saat pagi hari (ay. 14-15). Hal ini diperintahkan Allah sebab Ia akan melakukan demonstrasi langsung di hadapan Firaun. Dan diberikan detail waktu yaitu pagi hari, sebab dalam tradisi Mesir kuno biasanya Firaun berada di tepi sungai untuk melakukan ritual keagamaan untuk memuja dewa sungai Nil. Melalui otoritas-Nya, Allah kembali memperingatkan Firaun untuk melepaskan bangsa Israel keluar dari Mesir untuk beribadah. Dan jika Firaun masih tetap mengeraskan hati maka Allah merubah air sungai Nil menjadi darah sehingga ikan-ikan akan mati dan sungai menjadi berbau busuk. Selain itu, sungai Nil yang merupakan sumber kehidupan bagi orang-orang Mesir tidak akan dapat lagi digunakan untuk minum (ay. 16-18).

          Saudara melalui bacaan Firman Tuhan hari ini, kita melihat bahwa Allah bukanlah Allah yang sewenang-wenang. Ia memberikan peringatan kepada Firaun dan bangsa Mesir menunjukkan bahwa sebenarnya Ia adalah Allah yang mengasihi. Bahkan, peringatan-peringatan yang diulang-ulang serta hukuman yang disampaikan semakin detail berkaitan dengan kerusakannya dalam ay. 14-18 ini. Menunjukkan tawaran-Nya kepada Firaun dan bangsa Mesir untuk berubah sebelum Ia melaksanakan penghukuman-Nya.

          Saudara, dalam kehidupan yang kita jalani, seringkali juga kita mengambil pilihan-pilihan yang salah dan bertentangan dengan Firman Tuhan. Dalam situasi demikian, Allah yang Maha Kasih akan memberikan peringatan misalnya melalui orang tua, teman-teman, otoritas rohani di gereja, dll. Dan mungkin seringkali kita mengeraskan hati dan tetap mengambil pilihan-pilihan tersebut. Sikap ini merupakan tindakan yang tidak bijaksana sebab kita mengetahui bahwa tujuan Allah memberikan peringatan adalah agar kita berubah dan hidup dalam kebenaran-Nya senantiasa. Oleh sebab itu, mari jadilah semakin rendah hati dan dengarkan peringatan-Nya dengan hati yang lemah lembut dan ketaatan penuh kepada-Nya.

          Saudara, mari sejenak kita merenungkan Firman yang baru saja kita dengar. Saudara, bagaimanakah sikap kita terhadap peringatan Allah? Jadilah pribadi yang lemah lembut dan mudah di bentuk oleh Allah. Sehingga, peringatan yang Allah berikan dapat kita respons dengan bijaksana. (TH)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali