Panggilan untuk Kembali
Panggilan untuk Kembali
Bacaan Alkitab : Keluaran 8 : 25-29
Pada ayat di atas, kita membaca bahwa Firaun berusaha
menahan bangsa Israel untuk tidak meninggalkan Mesir, dengan menawarkan agar
mereka menyembah Allah di tanah Mesir saja. Namun ini tidak mungkin dilakukan
karena korban persembahan Israel dianggap menjijikkan bagi bangsa Mesir. Upaya
ini terjadi saat tulah keempat menimpa Mesir, yaitu tulah lalat pikat. Seluruh
daerah Mesir dipenuhi oleh lalat pikat, tetapi Gosyen tempat tinggal bangsa
Israel dikecualikan oleh Allah.
Firaun mulai mengalami pergolakan dalam hatinya. Ia
terus mengeraskan hati untuk tidak melepaskan bangsa Israel, meskipun kuasa
Allah begitu nyata terjadi di depan matanya. Dan dihadapan kuasa Tuhan, Firaun
tidak ada apa-apanya. Pergolakan batin ini terlihat saat Firaun menyadari bahwa
dirinya lemah di hadapan Allah Israel, sehingga ia meminta Musa untuk berdoa
bagi dirinya. Sungguh ironis mengingat Musa adalah seorang dari bangsa budak
yang Firaun direndahkan. Namun meskipun demikian Firaun tetap mengeraskan
hatinya, melawan Tuhan, menolak teguran terhadap dirinya, bahkan peringatan
dari orang-orang kepercayaannya, yaitu para ahli ilmu gaib Mesir pun tidak ia
dengarkan.
Saudara, pada dasarnya manusia yang telah jatuh dalam
dosa selalu ingin memberontak dan membangkang terhadap Allah. Kita bisa melihat
begitu banyak manusia yang melawan dan memberontak pada Allah. Tentu saja kita
tidak sama dengan Firaun yang tidak mengenal Allah, tapi bisa saja kita
mendapati hidup kita dalam keadaan tidak taat kepada-Nya.
Saudara, Allah mengasihi kita. Dia memberikan teguran
dan mengingatkan kita untuk bertobat dari dosa dan kembali pada-Nya melalui
berbagai cara. Bisa melalui pembacaan firman Tuhan, saat mendengarkan khotbah, saat
doa pribadi, melalui nasihat dari rekan atau pemimpin rohani, dan banyak cara
lainnya. Kiranya kita tidak mengeraskan hati pada saat Allah menegur kita,
melainkan peka dan segera menyadari kesalahan, untuk kembali kepada-Nya. (TM)
Komentar
Posting Komentar