Merespons Teguran Allah

Selasa, 25 Maret 2025
Merespons Teguran Allah 
Bacaan Alkitab : Keluaran 9:1-7

Saudara dalam ayat bacaan hari ini, kita melihat Tuhan kembali memerintahkan Musa untuk menyampaikan pesan kepada Firaun. Tuhan mengatakan jika ia tetap menolak membiarkan bangsa Israel pergi, maka wabah dahsyat akan menimpa ternak Mesir, termasuk kuda, keledai, unta, lembu, dan domba. Namun, ternak Israel tidak akan terkena wabah ini. Keesokan harinya, apa yang dikatakan Tuhan benar-benar terjadi. Semua ternak orang Mesir mati, tetapi tidak satu pun ternak orang Israel yang terkena wabah ini. Firaun menyuruh orang untuk melihat apa yang terjadi, ternyata benar tidak ada satu ternak pun milik Israel yang terkena wabah ini. Meskipun demikian namun hatinya tetap keras dan ia tidak membiarkan Israel pergi.

Saudara melalui bagian Firman Tuhan ini, kita melihat bagaimana hukuman Allah terhadap Firaun yang terus mengeraskan hatinya. Dalam tulah kelima ini, Allah menimpakan wabah kepada ternak Mesir. Ternak merupakan bagian penting dalam kehidupan bangsa Mesir. Karena ternak ini biasa digunakan untuk pertanian, transportasi, makanan dan ibadah mereka. Dengan penyakit sampar ini telah membunuh semua ternak Mesir sehingga melemahkan kekuatan bangsa Mesir. Bahkan sebagai negara dengan sistem kepercayaan politeisme yang menyembah dewa dalam bentuk hewan, hal ini menunjukkan bahwa dewa yang mereka sembah tidak berdaya untuk melindungi mereka dari wabah yang Allah timpakan kepada mereka.

Saudara melalui renungan hari ini, kita melihat hukuman Allah yang semakin hebat menyerang bangsa Mesir. Hal ini terjadi karena Firaun terus mengeraskan hatinya. Hal ini menjadi peringatan bagi kita saat ini. Ketika teguran Allah datang kepada kita maka haruslah kita merespons dengan benar dan merendahkan hati untuk kembali hidup dalam kehendak Allah. Karena ketika kita terus menolak kebenaran dan kehendak Allah maka akan berakibat semakin berat. Marilah responi teguran Allah.

Saudara sudahkah merespons teguran Allah dalam kehidupan kita? Jika belum, marilah datang kepada Allah dalam doa. Berdoalah agar Allah menolong kita agar dapat rendah hati mendengar dan merespons teguran Allah. (DS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali