Boundary Situation
Boundary Situation
Saudara dalam ayat bacaan hari ini,
kita melihat Allah memerintahkan Musa untuk berkata kepada Harun agar ia
mengulurkan tongkatnya ke sungai, kolam sehingga katak-katak keluar dan
memenuhi seluruh Mesir. Melihat hal tersebut, para ahli sihir Firaun melakukan
hal yang sama seperti yang dilakukan Allah melalui Harun. Hal ini membuat
semakin banyak katak di Mesir. Melihat hal tersebut maka Firaun memanggil Musa
dan Harun serta memohon agar berdoa kepada Allah untuk menghilangkan
katak-katak tersebut. Dan ia berjanji akan membiarkan bangsa Israel pergi
beribadah kepada Allah.
Saudara melalui bagian Firman Tuhan
ini, Firaun tidak sanggup melihat wabah katak yang terjadi di Mesir. Ahli sihir
yang ada di sana pun tidak dapat mengatasi wabah katak yang Allah berikan. Pada
akhirnya Firaun memohon kepada Musa dan Harun untuk berdoa kepada Allah agar
menghilangkan wabah katak di Mesir.
Saudara melalui renungan hari ini,
kita belajar bahwa seringkali teguran Allah mengizinkan kita sampai pada titik
batas kemampuan kita (relasi, uang, dll). Hal ini Allah ijinkan agar kita
datang kepada-Nya. Seperti halnya Firaun dalam renungan hari ini. Setiap kita
memiliki titik batas berbeda-beda. Oleh karena itu, responslah teguran dalam
kehidupan kita dengan datang dan berharap hanya kepada-Nya.
Saudara, sudahkah kita merespons
teguran Allah yang datang dalam kehidupan kita? Jika belum, marilah berdoa
kepada Allah dan responilah teguran-Nya dengan datang dan berharap hanya
kepada-Nya. (DS)
Komentar
Posting Komentar