Harapan dalam Doa
Harapan dalam Doa
Saudara pada ay. 5-7, kita dapat
melihat bahwa Yakub memanggil Simeon dan Lewi bersama-sama. Ada hal yang
menarik dari isi ucapan berkat Yakub kepada Simeon dan Lewi yaitu Yakub
mengutuk sifat kemarahan mereka. Hal ini dapat kita lihat dalam ay 7a yaitu,
“terkutuklah kemarahan mereka sebab amarahnya ganas…” Yakub mengutuki sifat
kemarahan mereka sebab bersifat merusak. Salah satu peristiwa yang
memperlihatkan sifat kemarahan mereka yang merusak adalah ketika Simeon dan
Lewi membunuh Sikhem, Hemor, dan seluruh penduduk kota karena peristiwa Dina,
adik mereka (Kej. 25-26). Dengan demikian, dalam doa berkat yang diucapkan oleh
Yakub ini, ia mengutuki sifat kemarahan Simeon dan Lewi. Kutuk ini disampaikan
dalam doa berkat sebab ia memiliki pengharapan agar Simeon dan Lewi dapat
menghilangkan sifat kemarahan itu sehingga mereka tidak semakin dirusak oleh
kemarahan dalam diri mereka.
Saudara, Alkitab banyak memberikan nasihat tentang
kemarahan seperti Ef. 4: 26 yang mengingatkan agar kita tidak berdosa ketika
marah. Marah adalah emosi normal dalam diri manusia tetapi harus dapat
dikendalikan sebab jika tidak maka dapat merusak diri sendiri, hubungan dengan
keluarga, rekan sekerja, dll.Dengan demikian, jika saat ini mungkin orang-orang
terdekat dengan kita belum dapat mengendalikan kemarahan maka ingatlah kembali
bahwa Tuhan dapat mengubah seseorang dengan sifat yang paling sulit untuk
diubah. Seperti, harapan Yakub dalam doanya untuk anak-anaknya agar dapat
berubah dengan cara menghilangkan sifat kemarahan. Harapan kita di dalam Tuhan
tidak akan mengecewakan sebab Ia dapat mengubahkan karakter sekeras apapun.
Dengan demikian, mari tetap ungkapkan pengharapan kita dalam doa-doa kepada
Tuhan. Dan, nantikanlah Tuhan menjawab pengharapan kita.
Saudara, mari sejenak kita merenungkan Firman yang
baru saja kita dengar. Saudara, masihkah kita percaya bahwa Allah dapat
mengubahkan sifat-sifat buruk? Mari bawalah pengharapan kita di hadapan-Nya,
dan peganglah pengharapan itu untuk menguatkan iman kita dalam sepanjang
kehidupan kita. (TH)
Komentar
Posting Komentar