Berkata “Tidak” Pada Dosa
Berkata “Tidak” Pada Dosa
Bacaan Alkitab : Kejadian 49: 3-4
Saudara, dalam bagian berikutnya dari
kisah Yakub memanggil anak-anaknya. Hari ini, kita akan merenungkan perkataan
Yakub kepada anak pertamanya yaitu Ruben. Dalam ay. 3 Yakub memuji Ruben sebab
bagi Yakub, Ruben adalah, “…kekuatanku dan permulaan kegagahanku, engkaulah
yang terutama dalam keluhuran, yang terutama dalam kesanggupan.”Artinya sebagai
anak sulung, Ruben memiliki kedudukan yang tinggi serta kekuatan yang paling
besar di antara saudara-saudaranya yang lain. Kedudukan yang tinggi ini
memberikan hak kepada Ruben untuk memiliki harta warisan yang lebih besar dari
saudara-saudaranya juga semua pendapatnya tentang sesuatu akan memberikan
pengaruh yang besar dalam pengambilan keputusan dalam keluarga. Namun, dalam
ay. 4 semua keistimewaan Ruben itu hilang akibat dosa perzinaannya dengan
Bilha, istri ayahnya. Misalnya: sebagai anak sulung, biasanya seseorang akan
mewakili suara dari saudara-saudaranya. Namun dalam kej. 43: 1-14, kita melihat
bahwa Ruben tidak lagi mewakili saudara-saudaranya tetapi Yehuda lha yang
mewakili saudara-saudaranya untuk berbicara dengan Yakub, ayahnya perihal
kepergian mereka ke Mesir dengan membawa Benyamin.
Saudara sama seperti kisah Ruben
diatas, menjadi anak sulung merupakan suatu anugerah sebab seseorang tidak
perlu melakukan usaha apapun untuk memperoleh kedudukan dan keistimewaan
sebagai anak sulung. Tetapi karena dosa, semua keistimewaan serta kedudukan
dapat menjadi hilang. Kisah ini mengajarkan kita bahwa dosa dapat merusak
kehidupan kita dan membuat kita kehilangan hal-hal yang berharga seperti
kehormatan dll. Oleh karena itu, jika saat ini ada dosa yang sedang menggoda
kita, maka jangan berpikir untuk mencoba dosa tersebut. Sebab, meskipun dosa
menjanjikan kesenangan bagi kita namun hal itu bersifat sementara dan akan memberikan
dampak merusak yang panjang dalam kehidupan kita. Karena itu, jangan
bermain-main dengan dosa dan selalu meminta kekuatan kepada Allah agar kita
sanggup menjaga kekudusan kita di hadapan-Nya.
Saudara, mari sejenak kita merenungkan Firman yang baru saja kita dengar. Saudara, apakah saat ini ada dosa yang sedang menggoda saudara? Jika ada dan saudara tergoda untuk melakukannya. Maka segeralah berdoa meminta kekuatan kepada Allah untuk dapat berkata “tidak” pada dosa dan jauhilah sumber-sumber dosa. Sehingga, saudara dapat terhindar dari godaan dosa dan dampaknya yang merusak kehidupan kita. (TH)
Komentar
Posting Komentar