Berkata “Tidak” Pada Dosa

Kamis, 19 Desember 2024
Berkata “Tidak” Pada Dosa
Bacaan Alkitab : Kejadian 49: 3-4

          Saudara, dalam bagian berikutnya dari kisah Yakub memanggil anak-anaknya. Hari ini, kita akan merenungkan perkataan Yakub kepada anak pertamanya yaitu Ruben. Dalam ay. 3 Yakub memuji Ruben sebab bagi Yakub, Ruben adalah, “…kekuatanku dan permulaan kegagahanku, engkaulah yang terutama dalam keluhuran, yang terutama dalam kesanggupan.”Artinya sebagai anak sulung, Ruben memiliki kedudukan yang tinggi serta kekuatan yang paling besar di antara saudara-saudaranya yang lain. Kedudukan yang tinggi ini memberikan hak kepada Ruben untuk memiliki harta warisan yang lebih besar dari saudara-saudaranya juga semua pendapatnya tentang sesuatu akan memberikan pengaruh yang besar dalam pengambilan keputusan dalam keluarga. Namun, dalam ay. 4 semua keistimewaan Ruben itu hilang akibat dosa perzinaannya dengan Bilha, istri ayahnya. Misalnya: sebagai anak sulung, biasanya seseorang akan mewakili suara dari saudara-saudaranya. Namun dalam kej. 43: 1-14, kita melihat bahwa Ruben tidak lagi mewakili saudara-saudaranya tetapi Yehuda lha yang mewakili saudara-saudaranya untuk berbicara dengan Yakub, ayahnya perihal kepergian mereka ke Mesir dengan membawa Benyamin.

          Saudara sama seperti kisah Ruben diatas, menjadi anak sulung merupakan suatu anugerah sebab seseorang tidak perlu melakukan usaha apapun untuk memperoleh kedudukan dan keistimewaan sebagai anak sulung. Tetapi karena dosa, semua keistimewaan serta kedudukan dapat menjadi hilang. Kisah ini mengajarkan kita bahwa dosa dapat merusak kehidupan kita dan membuat kita kehilangan hal-hal yang berharga seperti kehormatan dll. Oleh karena itu, jika saat ini ada dosa yang sedang menggoda kita, maka jangan berpikir untuk mencoba dosa tersebut. Sebab, meskipun dosa menjanjikan kesenangan bagi kita namun hal itu bersifat sementara dan akan memberikan dampak merusak yang panjang dalam kehidupan kita. Karena itu, jangan bermain-main dengan dosa dan selalu meminta kekuatan kepada Allah agar kita sanggup menjaga kekudusan kita di hadapan-Nya.

          Saudara, mari sejenak kita merenungkan Firman yang baru saja kita dengar. Saudara, apakah saat ini ada dosa yang sedang menggoda saudara? Jika ada dan saudara tergoda untuk melakukannya. Maka segeralah berdoa meminta kekuatan kepada Allah untuk dapat berkata “tidak” pada dosa dan jauhilah sumber-sumber dosa. Sehingga, saudara dapat terhindar dari godaan dosa dan dampaknya yang merusak kehidupan kita. (TH)

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali