Anugrah Ilahi

Senin, 16 Desember 2024
Anugrah Ilahi

Bacaan Alkitab:  Kejadian 48:14-16



Shalom, saudara yang dikasihi Tuhan.  Kejadian 48:14-16 menceritakan momen penting ketika Yakub, dalam usia tuanya, memberkati kedua cucunya, Manasye dan Efraim. Dengan sengaja, Yakub menyilangkan tangannya, memberikan berkat utama kepada Efraim, anak yang lebih muda, bukan kepada Manasye, yang lebih tua. Hal ini mengejutkan Yusuf, ayah kedua anak itu, karena secara tradisi, berkat utama biasanya diberikan kepada anak sulung. Namun, Yakub, yang dipimpin oleh hikmat Allah, menunjukkan bahwa rencana Allah sering melampaui logika dan tradisi manusia. Ia memohon agar Allah yang telah memelihara hidupnya dan malaikat-Nya yang telah menebusnya dari segala malapetaka juga memberkati kedua cucunya.

Kisah ini memperlihatkan tema besar tentang anugerah Allah. Anugerah adalah pemberian Allah yang tidak didasarkan pada usaha, kedudukan, atau kelebihan kita, melainkan semata-mata karena kasih-Nya yang berdaulat. Yakub sendiri adalah bukti nyata anugerah Allah—seorang penipu yang diubahkan menjadi pewaris janji Allah. Dengan memberkati Efraim lebih daripada Manasye, Allah menunjukkan bahwa anugerah-Nya tidak terikat pada tradisi manusia, melainkan pada pilihan-Nya yang penuh kasih. Dalam kehidupan kita, anugerah Allah terlihat dalam cara-Nya memanggil dan memakai kita, bukan karena kita layak, tetapi karena kasih karunia-Nya. Kita dipanggil untuk merespons anugerah ini dengan rendah hati dan ketaatan, mempercayai bahwa Allah selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya.

Sebagai penutup, kisah ini mengingatkan kita untuk bersyukur atas anugerah Allah yang melampaui pengertian kita. Allah yang memelihara Yakub dan memberkati Efraim adalah Allah yang sama yang memberi kita anugerah keselamatan melalui Kristus. Kiranya kita terus menyadari bahwa segala sesuatu dalam hidup kita—keselamatan, berkat, dan kesempatan—adalah hasil dari anugerah-Nya semata. Dengan hati yang penuh syukur, mari kita menjalani hidup yang memuliakan Dia. Tuhan memberkati. Amin.

Saudara marilah mengambil waktu sejenak untuk merenungkan Firman Tuhan yang baru saja kita dengar. Apakah saudara sedang menghadapi masalah yang di dalam perhitungan saudara seperti tidak ada jalan keluarnya? Saudara marilah kita mengambil waktu sejenak untuk berdoa meminta agar Roh Kudus memberikan kemampuan untuk dapat tetap percaya pada anugerah  pemeliharaan Allah yang melampaui batas rasio kita. Saudara,  percayalah pada pemeliharaan Allah. (WN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali