Pemeliharaan Allah

Sabtu, 30 November 2024
Pemeliharaan Allah

Bacaan Alkitab:  Kejadian 47: 3-6



    Syalom saudara yang dikasihi Tuhan. Kejadian 47:3-6 mengisahkan momen penting ketika Yusuf membawa saudara-saudaranya menghadap Firaun di Mesir. Saat itu, mereka mengungkapkan profesi mereka sebagai gembala dan memohon agar diizinkan tinggal di tanah Gosyen karena kelaparan hebat yang melanda Kanaan. Firaun, dengan kemurahan hati, memberikan izin kepada mereka untuk tinggal di Gosyen, bahkan menawarkan mereka posisi sebagai pengawas ternak Mesir. Kisah ini menunjukkan bagaimana Allah bekerja melalui Yusuf untuk memelihara kehidupan keluarga Yakub di tengah-tengah masa sulit.

Renungan ini mengingatkan kita akan kesetiaan Allah dalam menyediakan kebutuhan umat-Nya, bahkan melalui cara-cara yang tidak terduga. Dalam keadaan sulit akibat kelaparan, Allah memakai posisi Yusuf yang strategis untuk menyediakan tempat terbaik bagi keluarganya di Mesir. Tanah Gosyen menjadi lambang pemeliharaan Allah yang sempurna—tempat yang cukup untuk ternak mereka dan menjamin kehidupan mereka. Sama seperti keluarga Yakub, kita pun sering menghadapi tantangan yang tampaknya mustahil. Namun, ayat-ayat ini mengajarkan kita untuk percaya bahwa Allah mampu membuka jalan, bahkan melalui pihak-pihak yang tidak kita duga, seperti Firaun dalam kisah ini. Dalam hidup sehari-hari, kita dipanggil untuk menyerahkan kekhawatiran kita kepada Tuhan dan bersandar pada janji pemeliharaan-Nya.

     Akhirnya, Kejadian 47:3-6 menunjukkan bahwa Allah selalu setia memelihara umat-Nya, memberikan tempat perlindungan di tengah badai kehidupan. Dia yang menyediakan tanah Gosyen bagi Yakub dan keluarganya adalah Allah yang sama yang menyediakan bagi kita hari ini. Marilah kita mempercayai Dia sepenuhnya, karena dalam kesetiaan-Nya, Dia tidak akan meninggalkan kita. Kiranya renungan ini menguatkan iman kita untuk terus melangkah dengan keyakinan bahwa Allah setia memelihara. Tuhan Yesus memberkati!

        Saudara marilah mengambil waktu sejenak untuk merenungkan Firman Tuhan yang baru saja kita dengar. Apakah saudara saat ini sedang menghadapi tantangan hidup yang berat? Saudara marilah kita mengambil waktu sejenak untuk berdoa meminta agar Roh Kudus memberikan kemampuan percaya dan berserah kepada pemeliharaan Allah. Saudara,  Marilah kita menyerahkan hidup kita ke dalam tangan Pemeliharaan Allah. (WN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali