Mengambil Keputusan

Sabtu, 23 November 2024
Mengambil Keputusan 
Bacaan Alkitab:  Kejadian 46:1-7


       Syalom saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Hari ini, kita  akan merenungkan Firman Tuhan dari Kejadian 46:1-7.  Ayat-ayat ini merupakan kisah perjalanan hidup Yakub yang   memperlihatkan sebuah momen penting saat ia mengambil keputusan besar untuk pergi ke Mesir. Di tengah rasa takut dan ketidakpastian, Yakub berdoa dan mempersembahkan korban di Bersyeba. Keputusan ini bukanlah keputusan ringan, karena Yakub sedang meninggalkan tanah yang telah dijanjikan Tuhan kepada nenek moyangnya. Dalam konteks inilah Tuhan menampakkan diri dan berbicara kepada Yakub, meyakinkannya bahwa Ia akan menyertai perjalanan ini dan memimpin Yakub ke Mesir.

Saudara di dalam ayat-ayat ini. Kita melihat bagaimana keputusan yang dibuat Yakub berakar dalam iman dan kepercayaannya kepada janji Allah. Yakub tidak mengambil keputusan ini dengan tergesa-gesa atau berdasarkan logika manusia semata. Ketika kita menghadapi pilihan dalam hidup, kisah ini mengingatkan kita pentingnya mencari kehendak Tuhan, bahkan jika itu berarti kita meninggalkan zona nyaman kita. Dalam aplikasi bagi hidup kita, kisah ini mengingatkan bahwa mengambil keputusan haruslah didasarkan pada kehendak dan pimpinan Tuhan. Yakub mencari Tuhan melalui doa, dan Tuhan menjawab dengan janji penyertaan. Sama seperti Yakub, kita juga harus mencari petunjuk Tuhan dan memprioritaskan kehendak-Nya di atas rasa takut atau kecemasan.

          Saudara, kisah Yakub mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap keputusan yang kita ambil, terutama jika keputusan tersebut didasari iman kepada-Nya. Tuhan berjanji untuk menyertai Yakub di Mesir dan kembali lagi ke tanah perjanjian. Marilah kita meneladani Yakub yang berserah kepada Tuhan dan setia pada panggilan-Nya. Semoga kita dikuatkan dalam setiap keputusan yang kita ambil. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Saudara marilah mengambil waktu sejenak untuk merenungkan Firman Tuhan yang baru saja kita dengar. Saudara, apakah saudara saat ini sedang bergumul untuk mengambil keputusan penting di dalam hidup saudara? Saudara marilah kita mengambil waktu sejenak untuk berdoa meminta agar Roh Kudus memberikan kemampuan percaya dan berserah kepada Allah. Saudara,  marilah kita menyerahkan hidup kita dan seluruh rencana kita kepada Allah. (WN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali