Berharap kepada Tuhan
Berharap kepada Tuhan
Saudara, dalam
ayat-ayat yang kita baca diceritakan bahwa anak-anak Yakub meninggalkan Mesir
dan tiba kembali di Kanaan. Mereka menceritakan semua pengalaman mereka selama
ada di Mesir kepada orang tuanya. Ketika mereka memberitahu ayahnya bahwa Yusuf
masih hidup dan berkuasa di Mesir, hati Yakub menjadi dingin karena sulit
baginya untuk mempercayai kabar itu. Tapi saat dilihatnya kereta yang dikirim
untuk menjemput keluarga mereka dan semua yang dikatakan Yusuf. Yakub akhirnya
mempercayai berita tersebut dan memutuskan untuk pergi ke Mesir. Ia ingin
melihat Yusuf, anak yang sangat ia kasihi sebelum meninggal.
Sebagai ayah yang
selama ini kehilangan anaknya tentu kabar yang didengar oleh Yakub adalah
sebuah hal yang mustahil. Berpuluh-puluh tahun Yakub telah hidup dengan
keyakinan bahwa ia tidak akan pernah lagi bertemu anaknya. Lalu tiba-tiba
anak-anaknya yang lain datang dengan membawa kabar bahwa Yusuf masih hidup
bahkan menjabat sebagai penguasa di seluruh Mesir. Tentu sangat wajar jika pada
awalnya Yakub merespons dengan dingin. Namun setelah mendengar lebih banyak
bukti, Yakub merasakan hal mustahil itu benar-benar terjadi dan harapannya pun
bangkit. Di masa tuanya, Yakub merasa bahwa Allah mengembalikan dan memulihkan
apa yang pernah hilang dari hidupnya.
Saudara, sama seperti Yakub yang merasa telah kehilangan anak dan tidak berharap lagi dapat melihatnya, kita juga terkadang mengalami situasi yang kelihatannya tidak mungkin berubah. Misalnya selama bertahun-tahun kita menghadapi pertengkaran atau perselisihan dan merasa mustahil untuk bersatu kembali; kesulitan ekonomi, kehilangan pekerjaan atau kebangkrutan dan sampai sekarang kita belum melihat jalan keluar; pergumulan tentang keluarga yang belum menjadi percaya. Tentu ini bukanlah keadaan yang mudah dan adakalanya kita berpikir bahwa situasi ini tidak akan berubah. Namun kisah ini mengingatkan bahwa di dalam Allah, tidak ada suatu hal pun yang benar-benar mustahil. Allah bekerja dengan cara yang kreatif dan seringkali tidak kita mengerti bagaimana akhirnya. Oleh sebab itu, jika sekarang kita sedang menghadapi situasi yang terlihat mustahil tetaplah percaya dan berharap pada Allah yang memegang hidup kita.
Saudara, situasi sulit atau
mustahil apa sajakah yang saudara sedang alami saat ini? Mari kita datang
kepada Allah dan membawa semuanya di dalam doa kepada-Nya. Mari meminta kekuatan
dari Allah sehingga kita tetap mampu percaya pada rencana-Nya yang indah
meskipun situasinya terlihat mustahil. Dan mari meminta bimbingan dari Roh
Kudus agar situasi sulit yang sedang kita hadapi tidak membuat iman kita pada
Allah hilang. (MS)
Komentar
Posting Komentar