Perjanjian Ishak dan Abimelekh (1)

Sabtu, 25 Mei 2024

Perjanjian Ishak dan Abimelekh (1)


Bacaan Alkitab:  Kejadian 26:12-13



Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Pagi hari ini kita akan kembali melanjutkan pembacaan Alkitab kita yang sekarang terambil dari Kejadian 25:22-23. Perikop ini menceritakan tentang Ishak yang menabur di tanah Gerar dan mendapat hasil seratus kali lipat dalam tahun yang sama karena berkat Tuhan. Kisah ini menunjukkan betapa kuatnya dampak berkat Tuhan terhadap hasil kerja keras kita. Melalui kisah ini, kita dapat melihat bagaimana usaha manusia dan berkat ilahi bekerja bersama-sama untuk menghasilkan keberhasilan yang luar biasa.

Saudara, melalui kisah ini kita melihat bagaimana Ishak melakukan bagiannya dengan menabur benih di tanah dan Tuhan kemudian memberkati dia dengan hasil panen yang berlimpah. Tindakan Ishak menunjukkan kerja keras dan ketekunannya. Namun, hasil yang melimpah ini tidak semata-mata karena usaha Ishak, melainkan karena Tuhan memberkatinya. Kekayaan dan kemakmuran Ishak bertambah karena berkat Tuhan yang berkelanjutan, bukan hanya satu kali. Meskipun demikian, kesuksesan Ishak juga menimbulkan iri hati di kalangan orang Filistin, yang menutup sumur-sumur ayahnya. Tantangan ini menunjukkan bahwa berkat Tuhan tidak menjauhkan kita dari masalah, tetapi Tuhan memberikan kekuatan dan hikmat untuk mengatasinya.

Saudara, melalui perikop ini kita diajarkan untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap usaha kita. Kita harus bekerja keras dan berusaha dengan tekun, tetapi juga harus mengakui bahwa setiap keberhasilan adalah berkat dari Tuhan. Dalam menghadapi tantangan dan iri hati dari orang lain, kita harus tetap setia dan percaya bahwa Tuhan yang memberkati kita akan memberikan jalan keluar. Mari kita mengombinasikan usaha dan doa dalam setiap aspek kehidupan kita, bersyukur atas setiap berkat yang kita terima, dan menghadapi setiap rintangan dengan iman dan ketekunan, yakin bahwa pertumbuhan dan keberhasilan sejati datang dari Tuhan.

Saudara marilah mengambil waktu sejenak untuk merenungkan Firman Tuhan yang baru saja kita dengar. Saudara, apakah saudara sedang menghadapi masalah yang sepertinya tidak dapat terselesaikan? apakah saudara sudah melalukan semua usaha yang terbaik? Saudara marilah kita mengambil waktu sejenak untuk berdoalah meminta Roh Kudus memberikan kita kemampuan untuk tekun bekerja keras namun meyerahkan hasil kerja kita kepada Tuhan. Saudara,  Marilah bekerja dengan giat dan menyerahkan hasil kerja kita ke dalam tangan Tuhan. (WN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup sesuai Kehendak Allah

Ribka Menjadi Istri Ishak (5)

Allah Memegang Kendali