Perumpamaan Tentang Anak Yang Hilang

Sabtu, 15 Januari 2022
Perumpamaan Tentang Anak Yang Hilang
Bacaan Alkitab : Lukas 15:11-32

Saudara yang dikasihi Tuhan, dari prikop yang baru saja kita baca ini Kristus memberikan pengajaran menggunakan perumpamaan tentang anak yang hilang. Dalam perumpamaan ini Kristus menceritakan tentang seorang ayah yang mempunyai dua orang anak. Suatu hari anak yang bungsu meminta harta warisan yang menjadi bagiannya kepada ayahnya. Lalu ia kemudian menjual harta warisan yang diberikan ayahnya itu dan pergi ke negri yang jauh dan memborosokan hartanya dengan hidup berfoya-foya. Singkat cerita ia kemudian jatuh miskin dan kehidupannya sangat melarat. Ia kemudian kembali kerumah ayahnya dan berharap dapat diterima kembali untuk bekerja dirumah ayahnya menjadi seorang pegawai. Namun ayahnya kemudian menyambutnya dengan cara yang luar biasa dan mengadakan pesta penyambutan yang sangat meriah, sebab katanya anaknya yang hilang sudah didapatkannya kembali. Namun rupanya tindakan ayahnya itu tidak menyenangkan hati putranya yang sulung. Ia kemudian memprotes tindakan ayahnya itu. Namun ayahnya kemudian berkata kepada anaknya yang sulung bahwa “engkau selalu bersama-sama dengan aku dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu,” lebih lanjut ia menjelaskan bahwa mereka harus bersukacita karena adiknya yang telah hilang sekarang sudah kembali ditemukan. 
Saudara salah satu hal yang menarik dari kisah ini adalah sikap dari anak yang sulung. Ia merasa bahwa ayahanya memperlakukan dia dengan tidak adil, karena menurutnya ayahnya tidak pernah mengorbankan seekor pun anak kambing baginya. Tapi ayanhnya berkata bahwa “Engkau selalu bersama-sama dengan aku dan semua kepunyaanku adalah kepunyaanmu” saudara seringkali kita pun bersikap seperti anak yang sulung tersbut. Kita suka membandingkan apa yang tidak kita miliki dan apa yang orang lain miliki. Kita lupa bahwa hal terpenting dalam hidup kita suadah kita miliki yaitu penyertaan dan pemeliharaan Allah atas kehidupan kita. 
Saudara hendaklah kita memiliki kesadaran bahwa hal yang paling penting dan utama di dalam hidup ini adalah hidup dalam penyertaan dan pemeliharaan Tuhan. Dan hal ini melampaui semua hal lain yang kita butuhkan dalam di dalam hidup ini. -WELEM NOVI-

“Hidup Bersama Tuhan Lebih Berharga Dari Pada Apapun”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memuliakan Tuhan Dengan Harta

Pohon dan Buahnya

Yesus Menyembuhkan Mata Dua Orang Buta