Yesus Mati

Jumat, 2 April 2021
Yesus Mati
Bacaan Alkitab : Yohanes 19:28-30

 Selamat pagi saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan, puji Tuhan kita bertemu kembali dalam program renungan pagi spiritual life. Mari kita merenungkan kebenaran Firman Tuhan yang terambil dari Yohanes 19:28-30.
 Saudara, ayat yang kita baca hari ini merupakan kejadian sesaat sebelum Tuhan Yesus meninggal. Saat itu Tuhan Yesus mengucapkan kata terakhir yaitu “sudah selesai”. Kalimat ini bukan hanya sekedar ungkapan kelegaan atau rasa puas tapi sebuah kalimat yang mengandung makna yang sangat mendalam. Lalu apakah makna “sudah selesai” yang diucapkan oleh Tuhan Yesus?
 Dalam bahasa aslinya, Tuhan Yesus menggunakan kalimat tetelestai yang berarti mencapai tujuan akhir atau menyelesaikan dengan sempurna. Kata ini menyatakan keberhasilan dari sebuah tindakan. Sehingga jelas bahwa Yesus ingin menyatakan bahwa Ia disalib bukan karena kejahatan menang atas kebenaran. Sebaliknya Ia justru sedang memproklamirkan kemenanganNya secara total atas iblis, sumber segala dosa dan maut. Pelanggaraan manusia karena dosa telah diakhiri di kayu salib dan kebenaran telah datang untuk selama-lamanya. 
 Saudara, sejak saat itu sampai sekarang kemenangan Kristus menjadi jaminan bagi setiap orang percaya. Bagi kita yang menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi maka tidak akan ada lagi kuasa dosa apapun yang dapat menghancurkan hidup kita. Oleh sebab itu, mari kita menyadari bahwa tidak alasan bagi kita untuk hidup dalam genangan dosa.
 Saudara, bagaimanakah kehidupan kita sebagai orang percaya? Apakah kita masih berkompromi dengan dosa? Jika iya, marilah ambil waktu sejenak untuk mendoakan hal tersebut. Berdolah agar Tuhan memberikan saudara kekuatan untuk selalu hidup di dalam kebenaran Allah. Saudara percayalah bahwa Yesus sudah menaklukkan kuasa dosa di atas kayu salib sehingga dosa tidak dapat lagi berkuasa atas hidup kita. 

“Kematian Kristus Bukanlah Akhir Tapi Awal Kehidupan Baru Orang Percaya.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIMANAKAH TUHAN, ALLAHMU?

BATU KARANG YANG TEGUH

CARA BERSUKACITA : MENGUCAP SYUKUR