SIAPA YANG MENYESATKAN ORANG

Senin, 5 April 2021
SIAPA YANG MENYESATKAN ORANG
Bacaan Alkitab : Matius 18:6-11

Saudara yang terkasih bacaan kita untuk hari ini terambil dari Matius 18:6-11. Saudara setelah Kristus mengajarkan murid-muridNya tentang kerendahan hati melalui sesorang anak, Kristus kemudian mengajarakan mereka tentang bahaya penyesatan. Di dalam pengajaran Kristus ini ada dua kebenaran penting yang dapat kita pelajari, yaitu :
Pertama, jangan menyesatkan
 Saudara, Kristus di dalam ayat ke 6 “"Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.” Di sini Kristus menempatkan tindakan menyesatkan sebagai suatu kejahatan yang serius, karena penyesatan bukan hanya mencelakakan si penyesat tapi juga orang yang disesatkan. Terutama orang-orang yang memiliki ketulusan dan kepolosan seperti anak-anak kecil. 
Kedua, mengawasi diri sendiri
Hal kedua yang diajarkan Kristus adalah awasilah diri sendiri. Di dalam ayat ke 8 “Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu,” di sini Kristus mengajar para muridNya untuk mengawisi diri mereka sendiri. Supaya mereka jangan disesatkan dan juga menyesatkan orang lain. Karena itu saudara marilah kita belajar Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, khususnya bagi saudara, para pelayan Tuhan yang terlibat dalam pemberitaan Firman. Periksalah semua hal yang akan saudara ajarkan, dan jika saudara menemukan bahwa ajaran saudara tidak sesuai dengan ajaran Firman Tuhan. Maka segeralah berikan klarifikasi dan janganlah gengsi, karena pengajaran sesat itu bukan hanya mencelakai orang yang mengajar tapi juga berbahaya bagi orang lain, dan juga karena pengajaran itu berkaitan dengan kehidupan kekal orang lain. 

Saudara, apakah saudara mengawasi pengajaran saudara kepada orang lain? Apakah saudara memeriksa dengan benar? Apakah ajaran saudara sesuai dengan ajaran Alkitab?
Saudara marilah, kita mengambil waktu sejenak untuk mendoakan hal tersebut. Berdolah agar Tuhan memberikan saudara tuntunan agar tidak tersesat dan juga tidak menyesatkan orang lain.
Saudara percayalah bahwa Tuhan sudah memberikan anugerah dan kekuatan bagi saudara agar dapat mengikut ajaran Firman Tuhan yang alkitabiah dan sehat.  -WELEM NOVI-

"Memang Penyesatan Harus Ada, Tetapi Celakalah Orang yang Mengadakannya”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIMANAKAH TUHAN, ALLAHMU?

BATU KARANG YANG TEGUH

CARA BERSUKACITA : MENGUCAP SYUKUR