Yesus Menyembuhkan Mata Dua Orang Buta

Selasa, 16 Februari 2021
Yesus Menyembuhkan Mata Dua Orang Buta
Bacaan Alkitab : Matius 9:27-31

 Saudara ayat perenungan kita hari ini berisi tentang Yesus menyembuhkan mata dua orang buta. Kita melihat bagaimana kedua orang buta ini memohon kepada Yesus untuk menyembuhkannya. Kedua orang buta ini terus mengikuti Yesus hingga Yesus masuk ke dalam sebuah rumah. Sesampainya di rumah tersebut kedua orang buta ini menghampiri Yesus. Dan melihat kedua orang buta itu Yesus menanyakan kepada mereka “percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Ini merupakan sebuah pertanyaan yang Yesus ajukan untuk menguji iman kedua orang buta tersebut. Lalu kedua orang buta itu menjawab “Ya Tuhan kami percaya.” Lalu Yesus kembali menjawab “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Dan Yesus menjamah mata mereka dan meleklah mata mereka.
 Saudara kita lihat bahwa ketika orang buta tersebut memohon agar Yesus menyembuhkannya, Yesus tidak langsung melakukan apa yang diminta oleh kedua orang buta itu. Yesus membiarkannya karena Ia ingin melihat kesungguhan iman mereka, Ia ingin agar mereka memohon kepadaNya sehingga kesembuhan yang Ia berikan kepada mereka bisa lebih dihargai apabila kesembuhan itu tidak diperoleh secara langsung pada waktu pertama kali mereka memintanya. Dan Tuhan merespon iman mereka dengan menyembuhkan mereka.
 Saudara melalui renungan hari ini Yesus ingin setiap kita juga belajar untuk terus berdoa dan tidak jemu-jemu memohon kepadaNya. Walaupun doa kita belum terjawab, kita harus tetap menunggu dan terus hidup dalam Allah. Pertanyaan yang Yesus berikan kepada orang buta ditanyakan juga kepada pribadi kita masing-masing “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Iman merupakan syarat utama untuk menerima pertolongan dari Kristus. Orang yang ingin menerima belas kasihan dari Kristus harus percaya dengan yakin akan kuasa-Nya.
 Saudara, apakah yang kita lakukan ketika permohonan kita belum dijawab Tuhan? Tetap beriman dan percaya atau putus asa? Jika kita masih putus asa dibandingkan beriman kepada Tuhan, mari kita berdoa meminta Allah memberikan keteguhan hati dan iman yang teguh kepada Tuhan. Sehingga setiap kita menjadi pribadi yang memiliki iman yang teguh dalam Tuhan, meskipun doa kita belum dijawab. -DENAL SUTANTO-

Mujizat atau PertolonganNya Terjadi ketika Allah Merespon Iman Kita

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JALAN TUHAN

DIMANAKAH TUHAN, ALLAHMU?

BERTAHANLAH!