Seorang Bisu Disembuhkan

Rabu, 17 Februari 2021
Seorang Bisu Disembuhkan
Bacaan Alkitab :  Matius 9:32-34

Saudara, ayat bacaan kita hari ini merupakan salah satu mukjizat yang Ia lakukan ketika berada di dunia. Melalui mukjizat tersebut jelas bahwa Yesus memiliki kuasa mutlak atas segala sesuatu yang ada. Tidak satu kondisi pun yang dapat membatasi Yesus untuk melaksanakan kehendak-Nya. Dalam perikop sebelumnya Yesus membangkitkan anak kepala rumah ibadat. Upacara penguburan berganti menjadi perayaan yang penuh sukacita karena yang mati sudah bangkit. Ia berkuasa mengembalikan kehidupan ke dalam diri anak itu sebab memang Dialah sumber kehidupan itu. Kemudian Yesus juga berkuasa menyembuhkan perempuan yang sudah 12 tahun menderita pendarahan. 
Seorang wanita yang sudah tidak memiliki pengharapan menemukan pengharapan dan kekuatan di dalam Yesus. Yesus pun berkuasa memberikan penglihatan kepada 2 orang buta. Penglihatan yang diberikan, tidak hanya memampukan mereka melihat dunia namun juga mampu melihat kemuliaan Allah. Demikian pula dalam ayat yang sudah kita baca, Yesus melepaskan ikatan setan yang membuat orang menjadi bisu. Sehingga orang itu menjadi manusia normal kembali yang dapat berkomunikasi. 
Saudara, semua mukjizat-mukjizat yang terjadi bersumber dari Pribadi Yesus yang berkuasa. Perhatikan bagaimana setiap proses mukjizat yang terjadi. Yesus memegang tangan anak kepala rumah ibadat yang mati, lalu bangkitlah ia. Perempuan yang sakit pendarahan itu sembuh bukan karena jubah Yesus berkuasa namun karena ia beriman kepada Pribadi Yesus. Orang buta disembuhkan karena jamahan kuasa Yesus. Demikian pula orang bisu dapat berbicara karena kuasa setan dipatahkan oleh kuasa-Nya. Kuasa mukjizat tersebut tidak dapat dipisahkan dari pribadi Yesus itu sendiri.
Saudara, dalam pengiringan kita kepada Tuhan selama ini, adakah di antara kita yang hanya takjub pada mukjizat saja tapi tidak tunduk pada pribadi Yesus? Jika masih ada, maka mari kita meminta Roh Kudus untuk menolong kita untuk memahami bahwa sebagai orang percaya kita harus taat dan tunduk pada Yesus yang adalah sumber dari kuasa mukjizat itu. -DENAL SUTANTO-

Mengiring Tuhan Berarti Tunduk pada Pribadi Yesus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JALAN TUHAN

DIMANAKAH TUHAN, ALLAHMU?

BERTAHANLAH!