Penganiayaan Yang Akan Datang Dan Pengakuan Kristus

Senin, 22 Februari 2021
Penganiayaan Yang Akan Datang Dan Pengakuan Kristus
Bacaan Alkitab : Matius 10:16-33

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”
Mat. 10: 16

Saudara yang terkasih bacaan kita untuk hari ini terambil dari Matius 10:16-33. Saudara di dalam prikop ini, Dijelaskan bahwa setelah Kristus mengajari bahwa saatnya akan tiba dimana para pengikutNya akan mengalami penganiayaan. Di dalam ayat 16 Kristus mengatakan bahwa kita diutus seperti domba di tengah-tengah serigala.
Saudara yang dikasihi Tuhan Kita, Yesus menggambarkan kita sebagai domba yang diutus ditengah-tengah serigala. Sebagai domba maka kita adalah makhluk yang lemah, kita tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi serigala-serigala dunia ini. Tapi kabar baiknya, kita adalah domba-domba yang memiliki gembala yang baik yaitu Kristus. Sebagai gembala yang baik maka Ia akan melindungi dan menjaga kita. Dan sebagai domba tugas kita adalah mengikuti bimbingan dan arahan dari Gembala yang baik. Keselamatan seekor domba bergantung dari ketaatannya kepada bimbingan sang Gembala.
Saudara sebagai orang Kristen, kita adalah sasaran yang rentan terhadap serangan dari dunia ini; baik penganiayaan, penderitaan, termasuk godaan yang berasal dari manusia daging kita sendiri. Karena itu hanya dengan bergantung kepada anugrah dari Roh Kudus dan ketaatan kepada Firman Tuhan, maka kita mampu untuk menyelesaiakan perjalanan kita di dunia ini.
 Saudara apakah ada masalah-masalah kehidupan yang sedang saudara hadapi? Saudara berdoalah dan bawalah persoalam saudara kepada Tuhan mintalah Tuhan memberikan saudara kemampuan dan ketaatan untuk melakukan kehendakNya. Saudara percayalah bahwa Tuhan pasti akan memelihara saudara dan melindungi saudara. -WELEM NOVI-

Hanya Dengan Anugerah Allah, Kita dapat Menyelesaikan Perjalanan kita Didunia dengan Baik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JALAN TUHAN

DIMANAKAH TUHAN, ALLAHMU?

BERTAHANLAH!