MENCARI WAJAHNYA

MENCARI WAJAHNYA

Mazmur 27:7-10“Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN… Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.” 


Shalom, selamat pagi saudara yang dikasihi Tuhan. Saya senang hari ini bisa kembali menyapa saudara dalam acara renungan pagi Spiritual Life. Dan pagi hari ini kita akan kembali merenungkan Firman Tuhan, sebelum kita mulai beraktifitas. Dan Firman Tuhan pagi hari ini terambil dari Mazmur 27:7-10 di dalam ayat ini pemazmur memberikan dua hal yang harus  kita lakukan sebagai orang percaya. 

Pertama, mendengarkan Tuhan Berbicara

Di dalam ayat 8, Allah berkata “carilah wajahku”.  Ini bukan hanya ajakan tapi juga suatu perintah agar pemazmur mencari wajah Tuhan. Ia menginginkan kita untuk mencari wajahNya. Seringkali kesibukan kita, baik ditempat kerja mengurus rumah, merawat anak, dan maupun pelayanan di gereja, menyeret kita jauh dari Tuhan. Itulah waktu-waktu dimana kita merasa bosan, lelah, dan kering.  Dan Roh Kudus berbicara  di batin kita untuk datang dan mencari wajahNya.  Dan Tuhan berbicara melalui banyak hal untuk mengingatkan kita agar kembali mencari wajahNya. Mungkin melalui khotbah, mendengarkan lagu rohani. Ini bukan hanya tawaran untuk pemazmur tapi juga untuk saudara yang mungkin hari ini sedang marasa kering secara rohani, bosan dan mejalani hidup tanpa makna. Firman Tuhan hari ini datang untuk mengingatkan saudara agar datang untuk mencari wajah Allah.

Kedua,  Mencari wajah Tuhan 

Di dalam ayat 8, Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN. Pemazmur meresponi ajakan itu dengan berusaha sepenuh hati untuk mencari wajah Tuhan.  Saudara, Tuhan Maha Hadir, Ia ada dimana saja, namun sering kali kita tidak bisa merasakan kehadiranNya karena kita terlalu terikat dengan dunia ini. Bahkan pada saat ibadah pun mulut kita menyanyi, tapi tidak memuji dan menyembah Tuhan. Telinga kita mendengarkan khotbah, tapi kita tidak mendengarkan Tuhan berbicara bagi kita.  Pemazmur mengajak kita untuk mencari wajah Tuhan dengan sepenuh hati, dengan meninggalkan semua kesibukan kita dan berfokus kepadanya. Marilah kita berdoa dengan sepenuh hati, menyanyi dengan hati yang penuh penyembahan kepada Allah dan menyimak setiap Firman yang Tuhan sampaikan dengan penuh rasa ingin tahu. 

Jadi,  marilah kita dengan sungguh-sungguh mencari Tuhan; karena tanpa Dia maka kehidupan kita akan menjadi hampa, tak bermakna dan kering. Demikian firman Tuhan kali ini, Tuhan Yesus memberkati kita semua. -WELEM NOVI-

“Sekalipun Ayahku dan Ibuku Meninggalkan Aku, namun TUHAN Menyambut Aku.”

(Daud)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JALAN TUHAN

DIMANAKAH TUHAN, ALLAHMU?